Mahasiswa UMI Makassar Peringati 29 Tahun Tragedi AMARAH

  • 25 Apr 2025 22:32 WIB
  •  Makassar

KBRN, Makassar : Ratusan mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menggelar peringatan 29 Tahun Tragedi April Makassar Berdarah AMARAH dengan long march menuju Pekuburan Panaikang untuk tabur bunga di pusara korban, Kamis (24/4/2025).

Peristiwa yang terjadi pada 24 April 1996 silam itu bermula dari aksi demonstrasi menentang kenaikan tarif angkutan umum oleh Menteri Perhubungan saat itu, yang berujung pada bentrok berdarah dan merenggut nyawa sejumlah mahasiswa.

Tragedi AMARAH tercatat sebagai salah satu momen kelam sejarah pergerakan mahasiswa Makassar. Awalnya, unjuk rasa dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan yang dinilai membebani masyarakat kecil.

Namun, eskalasi ketegangan mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka di kalangan mahasiswa UMI. "Ini bukan sekadar mengenang, tapi juga refleksi agar perjuangan senior kami tidak sia-sia. Mereka gugur membawa aspirasi rakyat," ujar salah satu peserta aksi sambil membawa poster bertuliskan "AMARAH 1996: Sejarah yang Tak Boleh Terulang".

Rangkaian peringatan meliputi Long march** dari Kampus UMI Jl. Urip Sumoharjo menuju Pemakaman Panaikang untuk penghormatan terakhir di makam korban.

Orasi dan pembacaan puisi di depan kampus, mengingatkan pentingnya kebebasan menyampaikan pendapat tanpa kekerasan, dan pameran foto dokumentasi tragedi AMARAH sebagai edukasi bagi generasi muda.

Wakil Rektor III UMI Hj. Nur Fadhillah Mappaselleng, SH, MH, PhD menyatakan bahwa acara berlangsung kondusif. "Peringatan ini bentuk penghormatan pada perjuangan mahasiswa 1996. Harapannya, semangat mereka menginspirasi terciptanya tatanan masyarakat yang lebih adil," jelasnya.

Meski telah 29 tahun berlalu, Tragedi AMARAH tetap menjadi pengingat betapa mahalnya harga demokrasi. Para peserta berharap pemerintah dan aparat dapat lebih menghargai hak berekspresi mahasiswa, sambil terus memperjuangkan kebijakan yang pro-rakyat.(*)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....