Ritual Katto Bokko, Wujud Kebersamaan pada Pesta Panen
- 14 Mar 2025 14:03 WIB
- Makassar
KBRN, Makassar: Katto Bokko adalah upacara adat panen raya yang dilakukan oleh masyarakat dan pemangku adat Kerajaan Marusu. Upacara ini merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang didapat. Katto Bokko berbeda dengan pesta panen di daerah lain, “ Ungkap Ery Iswary dosen FIB (Fakultas Ilmu Budaya) UNHAS dalam Obrolan Mozaik Budaya Pro 4 Kamis (13/03/2025).
Dalam prosesi ritual katto bokko ini biasanya diiringi dengan kegiatan Aru yaitu aru tomarusu, aru tubarania. Ritual dimulai dari pemilihan benih, hingga masa panen dengan tetap menggunakan alat tradisional "ani-ani" dan bantuan sabit. Begitu pula sebelum pelaksanaan Katto Bokko, para pemangku adat dan masyarakat berembuk menentukan hari baik untuk pelaksanaan panen perdana secara bersamaan.
Ritual katto bokko ini selain sebagai simbol ungkapan syukur kepada sang pencipta atas hasil panen yang melimpah, juga sebagai wujud melestarikan kearifan lokal yaitu nilai gotong royong serta merekatkan pemimpin dengan rakyatnya.
“ Mereka setara menikmati pesta itu tidak ada sekat antara masyarakat biasa dengan pemangku adat atau raja, mereka saling bergotong royong dan nilai nilai kebersamaan terjalin karena penggarap sawah, yang punya sawah, dan ketua lembaga adat atau raja pemimpin dan rakyat duduk bersama sambil membicarakan masalah pertanian ataupun masalah kehidupan manusia serta mencarikan solusi bersama, "ujar Ery.
Setelah prosesi ritual katto bokko selesai dilaksanakan, maka diakhiri dengan acara makan bersama untuk semua tamu undangan, bersama dengan pemangku adat yang hadir dalam prosesi ritual katto bokko ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....