Kapal Penyeberangan Sungai Jeneberang, Jalur Alternatif Favorit Masyarakat
- 22 Jan 2025 17:48 WIB
- Makassar
KBRN, Makassar : Transportasi sungai Jeneberang di kabupaten gowa yang menghubungkan desa Taeng dan kota Makasar selalu jadi favorit bagi masyarakat yang tinggal di Desa Taeng Gowa yang bekerja dan memiliku usaha di Makassar. Begitupun sebaliknya. Transportasi sungai yang berbentuk perahu yang di sebut lepa lepa sehari-hari mulai mengangkut penumpang dan sepeda motor mulai beroperasi dari pukul 5 subuh sampai 12 malam.
Salah seorang warga Suharyati (40) yang bekerja sebagai pegawai rumah sakit swasta di Makassaryang tinggal di desa Taeng setiap hari menggunakan trasnportasi sungai ini karena praktis dan tentu saja murah. "Saya menggunakan ini karna praktis. tapi saya bayarnya bulanan supaya lebih hemat," ujar Suharyati, Rabu (22/2/2025)
Warga lainnya Iskandar(23) karyawan swasta bekerja di Makassar tapi berdomisili di desa taeng mengatakan senang menyebrang dengan kapal penyebrangan. "Senang sekali ka naik ini perahu kalo pergi ka kerja tapi kalo cuaca buruk terpaksa lewat ka jembatan kembar," terangf Iskandar.
Sementara salah satu pemilik perahu Kakak beradik Marko dan Pade bercerita jika dulunya perahu kecil yang memuat penumpadng dan sepeda. "Dulunya perahu yang di pakai adalah perahu kecil yang hanya memuat penumpang dan sepeda karena dulu masih sedikit penumpang. Sekarang perahunya besar karena rame mi penumpang yang naik perahu sungai ini," jelas Kaka beradik yang sudah 10 tahun menjalankan usaha transportasi sungai ini.
Transportasi sungai jeneberang Desa Taeng Kabupaten Gowa mematok harga 2 ribu rupiah sekali jalan. Harga ini oleh masyarakat sangat terjangkau. Tetapi ketika cuaca buruk melanda yang mengakibatkan air sungai meluap maka semua pemilik perahu memutuskan istirahat sampai cuaca kembali normal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....