Hari Kesehatan Nasional, Dorong Pemahaman Gaya Hidup Sehat

  • 14 Nov 2024 16:26 WIB
  •  Makassar

KBRN,Makassar: Tanggal 12 November diperingati sebagai Hari Kesehatan Nasional, menjadi momen penting untuk mendorong kesadaran masyarakat terhadap kesehatan. Syarifah Fatimah, mahasiswi program profesi dokter di Universitas Muslim Indonesia (UMI), mengungkapkan pentingnya pemahaman khusus bagi tenaga kesehatan (nakes) dalam menyampaikan informasi terkait gaya hidup sehat kepada masyarakat.

Ia menekankan bahwa metode pembelajaran untuk orang dewasa, seperti andragogi, sangat berperan dalam membuat pesan kesehatan lebih efektif dan dapat mengubah perilaku. Menurutnya, nakes perlu memberikan kebebasan kepada penerima informasi untuk memilih cara, waktu, dan tempat dalam mengakses informasi kesehatan yang relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari. Hal ini sesuai dengan konsep self-directed learning, yang memungkinkan masyarakat lebih mandiri dan tertarik menerapkan pola hidup sehat.

“Ketika mereka bisa mengaitkan informasi kesehatan dengan rutinitas sehari-hari, pesan tersebut menjadi lebih mudah diterima dan di internalisasi,” jelas Fatimah.

Fatimah juga menyebut bahwa nakes sebaiknya memberikan contoh nyata dalam edukasi kesehatan agar masyarakat dapat melihat langsung manfaat dari pola hidup sehat. Selain itu, untuk meningkatkan motivasi intrinsik, nakes perlu membuat masyarakat melihat hasil nyata dari penerapan gaya hidup sehat.

Sementara dari sisi internal, Fatimah mengakui bahwa tantangan terbesar bagi nakes adalah peningkatan kapasitas sebagai penyuluh. Pemanfaatan seluruh platform komunikasi—baik online, offline, manual, maupun digital—dapat mendukung penyuluhan kesehatan yang lebih efektif. Namun, dari sisi eksternal, kemudahan akses informasi membawa tantangan tersendiri. “Sering kali, masyarakat lebih mudah percaya kepada konten kreator yang tidak memiliki latar belakang medis, tetapi penyampaiannya lebih menarik daripada konten dari nakes yang dianggap monoton,” ungkap Fatimah.

Di akhir wawancaranya, Fatimah mengutip pandangan Amartya Sen, penerima Nobel Ekonomi 1998, yang menekankan bahwa kesehatan adalah syarat utama untuk mencapai kesejahteraan. “Kesehatan adalah kunci untuk mengakses sumber ekonomi. Bagaimana mungkin seseorang bekerja dengan optimal jika kesehatannya tidak terjaga?” ujarnya. Melalui Hari Kesehatan Nasional ini, Fatimah berharap masyarakat semakin menyadari bahwa kesehatan adalah investasi terbaik untuk menjalankan peran mereka sebagai individu dan anggota masyarakat.(Davina)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....