UKM SAR UNM Sigap Menolong Korban Bencana
- 11 Feb 2026 22:47 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID,Makassar - Kehadiran Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) SAR Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menjadi sorotan publik dalam program Ngobras PRO1 RRI Makassar, Rabu, 11 Februari 2026. Dalam segmen hiburan inspiratif yang dipandu penyiar setempat, UKM SAR UNM berbagi kisah kemanusiaan mereka yang kerap terjun langsung membantu proses evakuasi korban bencana di berbagai wilayah Sulawesi Selatan. Komunitas mahasiswa ini dikenal sigap hadir dalam situasi darurat, mulai dari banjir, longsor, hingga pencarian korban kecelakaan di wilayah terpencil.
Ketua UKM SAR UNM periode 2025–2026, Nasrullah Rustam menjelaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya beranggotakan mahasiswa lintas fakultas yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kemanusiaan. Mereka rutin menjalani pelatihan penyelamatan, navigasi darat dan laut, hingga pertolongan pertama agar siap ditugaskan kapan pun dibutuhkan. “Kami selalu menanamkan semangat kemanusiaan kepada seluruh anggota. Ketika ada bencana, kami berupaya hadir membantu tanpa pamrih, karena ini panggilan jiwa,dan kemanusiaan yang sudah terpatri di jiwa kami,” ujar Nasrullah.
Ia menambahkan, keberadaan UKM SAR UNM ini tidak hanya sebagai wadah kegiatan mahasiswa, tetapi juga mitra relawan yang kerap berkoordinasi dengan Basarnas, BPBD, dan instansi terkait. Para anggota sering kali harus menempuh medan berat dan bekerja dalam kondisi cuaca ekstrem demi mengevakuasi korban. Menurutnya, solidaritas dan kekompakan tim menjadi kunci utama dalam setiap operasi penyelamatan. “Kebersamaan di lapangan membuat kami semakin kuat. Kami sadar setiap misi membawa tanggung jawab besar terhadap keselamatan korban dan tim,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ogi Satria yang meraih predikat Best Rescuer SAR UNM turut berbagi pengalaman lapangan. Ia mengisahkan berbagai operasi penyelamatan yang menuntut ketahanan fisik dan mental, termasuk keterlibatan tim dalam evakuasi kecelakaan pesawat ATR di Gunung Bulusaraung. Operasi tersebut menjadi salah satu misi yang paling berkesan sekaligus menantang bagi tim relawan mahasiswa. “Kami bekerja dengan penuh kehati-hatian dan koordinasi penuh oleh Basarnas, karena medan sangat berat dan cuaca yang buruk. Namun semangat untuk membantu korban membuat kami terus bertahan hingga proses evakuasi selesai hingga hari ke enam,” ungkap Ogi.
Dedikasi UKM SAR UNM dalam operasi penyelamatan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Tim relawan mahasiswa ini termasuk yang menerima penghargaan atas kontribusi mereka dalam membantu proses pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat di kawasan pegunungan Bulusaraung. “Penghargaan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi para anggota untuk terus mengabdi kepada masyarakat melalui kegiatan kemanusiaan. Penghargaan ini bukan tujuan utama kami, tetapi menjadi penyemangat untuk terus berbuat bagi sesama,” kata Nasrullah.
Semangat relawan yang ditunjukkan para mahasiswa ini membuktikan bahwa kepedulian dapat tumbuh dari bangku kampus dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. “Kami berharap semakin banyak anak muda yang tergerak untuk ikut dalam kegiatan kemanusiaan. Sekecil apa pun kontribusinya, itu sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” tutup Ogi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....