As-Sa’il dan Al-Mahrum, Dua Golongan Dhuafa Penerima Zakat
- 18 Mar 2026 18:42 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Dalam ajaran Islam, fakir miskin sebagai penerima zakat terbagi ke dalam dua golongan, yaitu mereka yang secara terbuka menyampaikan kebutuhannya dan mereka yang memilih diam karena rasa malu.
Hal tersebut disampaikan oleh Muh. Irham A. Muin dalam Program Spesial Ramadhan ‘Tanya Pak Ustadz’ di Pro 2 RRI Makassar pada Selasa, 17 Maret 2026, yang menjelaskan bahwa dalam Al-Qur’an dikenal istilah as-sa’il dan al-mahrum. "As-sa’il merujuk pada orang yang secara langsung meminta atau menginformasikan kondisi ketidakmampuannya, sementara al-mahrum adalah mereka yang tidak meminta meskipun berada dalam kondisi kekurangan, " ujarnya.
Menurutnya, kedua golongan tersebut sama-sama berhak menerima zakat. Oleh karena itu, tugas amil tidak hanya menunggu permohonan, tetapi juga aktif mencari dan memastikan siapa saja yang benar-benar membutuhkan.
"Tugas amil zakat cukup kompleks karena harus melakukan pendataan, klasifikasi, serta verifikasi terhadap calon penerima agar penyaluran zakat tepat sasaran, "imbuhnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat yang berada dalam kondisi kekurangan agar tidak ragu menyampaikan kebutuhannya dengan cara yang baik dan santun. Hal tersebut dinilai dapat membantu amil dalam mendata dan menyalurkan zakat kepada pihak yang berhak.
"sikap sabar dalam kondisi sulit bukan berarti menyerah, melainkan tetap berusaha dan berikhtiar, termasuk dalam menyampaikan kondisi kepada pihak yang dapat membantu, "tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan bahwa baik mereka yang meminta maupun yang tidak, selama termasuk dalam golongan dhuafa dan memenuhi kriteria sebagai penerima zakat, tetap menjadi tanggung jawab amil untuk diperhatikan dan dibantu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....