PGIW Sulselbara dan GAMKI Sulsel Tebar Pesan Toleransi

  • 17 Mar 2026 18:54 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar -Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Sulselbara bersama Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sulsel membagikan takjil Ramadan kepada masyarakat yang melintas di depan Kantor PGIW Sulselbara, kegiatan ini sebagai semangat berbagi dan merawat harmoni keberagaman dengan berbagai pesan toleransi

Kegiatan sosial ini dipimpin langsung Ketua PGIW Sulselbara terpilih, Pendeta Metris, bersama Ketua Umum Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) Kota Makassar yang juga Sekretaris Kongres Nasional GAMKI, Dr Amson Padolo. Turut hadir pula Sekretaris Jenderal PMTI Sulsel Aris Pongpalilu serta sejumlah pengurus GAMKI Sulsel.

Ketua Umum Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) Kota Makassar yang juga Sekretaris Kongres Nasional GAMKI, Amson Padolo, mengatakan kegiatan berbagi takjil ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kolaborasi antara PGIW Sulselbara dan GAMKI, dimana menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat semangat kebersamaan antarumat beragama. "Walaupun berbeda keyakinan, kami tetap satu dalam kemanusiaan dan dalam semangat saling menghargai," kata Amson, dalam keterangan rilisnya Senin, 16 Maret 2026.

Lebih jauh, Ia menilai aksi kecil seperti berbagi takjil memiliki makna besar dalam membangun rasa persaudaraan di tengah masyarakat, melalui kegiatan ini juga menunjukkan bahwa nilai kasih, kepedulian, dan solidaritas sosial dapat diwujudkan melalui tindakan nyata yang sederhana namun penuh makna."Kegiatan sederhana ini adalah wujud kasih, persaudaraan, dan kepedulian kepada sesama," ujarnya.

Amson berharap, melalui kegiatan tersebut dapat pengingat bahwa keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan kekuatan yang harus terus dirawat. Dalam suasana Ramadan yang penuh berkah, kegiatan seperti ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan antarumat beragama sekaligus menumbuhkan semangat toleransi di tengah masyarakat.

Amson menambahkan, harmoni sosial tidak hanya dibangun melalui wacana atau dialog, tetapi juga melalui tindakan nyata yang memperlihatkan kepedulian kepada sesama. "Kami berharap kegiatan ini menjadi tanda bahwa kebersamaan, toleransi, dan kasih dapat terus tumbuh di tengah masyarakat kita," katanya.

Amson menyebutkan dalam kegiatan bagi takjil pada Sabtu 14 Maret lalu, para pengurus organisasi cukup antusias sambil menyapa para pengendara dan pejalan kaki yang melintas. Aksi sederhana itu disambut hangat oleh warga. Beberapa pengendara bahkan memperlambat laju kendaraan mereka untuk menerima takjil sambil mengucapkan terima kasih.

Menutup kegiatan tersebut, para pengurus kembali menyampaikan harapan agar Ramadan membawa kedamaian dan kebaikan bagi seluruh masyarakat. "Semoga Ramadan membawa kedamaian, berkah, dan kebaikan bagi kita semua," ujar Amson.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....