Sivitas Unismuh Makassar Salat Lail Bersama

  • 16 Mar 2026 23:12 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Menjelang penghujung Ramadan, sivitas akademika Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar kegiatan Salat Lail dan Sahur Bersama di Masjid Subulussalam Al Khoory, Senin, 16 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan spiritual bagi pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, karyawan, dan mahasiswa untuk memaknai malam-malam terakhir Ramadan dengan ibadah.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 01.00 Wita itu berlangsung dalam suasana tertib dan khusyuk. Rangkaian acara diawali dengan tadarus Al-Qur’an, dilanjutkan salat lail berjamaah, kemudian sahur bersama, sambutan rektor dan tausiah menjelang fajar, serta ditutup dengan pelaksanaan salat subuh berjamaah.

Suasana masjid kampus pada dini hari menghadirkan nuansa yang berbeda dari keseharian aktivitas akademik. Di tengah kesibukan kegiatan perkuliahan dan pekerjaan, seluruh unsur universitas berkumpul dalam satu ruang ibadah untuk memperkuat kebersamaan dan refleksi spiritual selama bulan suci Ramadan.

Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr. Ir. H. Abd Rakhim Nanda, ST, MT, IPU, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kampus. Ia mengajak seluruh jamaah memanfaatkan waktu untuk mendengarkan tausiah yang menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan tersebut.

“Karena ini adalah sambutan, maka saya menyambutnya dengan baik, untuk waktu yang lebih baik kita persilahkan untuk mendengar tausiah dari Ustads,” ujarnya.

Tausiah kemudian disampaikan oleh Mudir Ma’had Al Birr Unismuh Makassar, KH Lukman Abd Shamad, Lc., M.Pd. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah menjadikan malam-malam terakhir Ramadan sebagai kesempatan untuk meraih kemenangan sejati melalui peningkatan kualitas ibadah.

“Malam ini kita bisa hadir bersama di tempat yang mulia dan penuh berkah ini dalam rangka mencari Laylatul Qadr. Mudah-mudahan kita mendapatkan malam ini Laylatul Qadr,” kata Lukman.

Ia menjelaskan bahwa kemenangan sejati bagi seorang muslim bukanlah keberhasilan yang bersifat duniawi, melainkan keselamatan dari api neraka dan anugerah surga dari Allah SWT. Oleh karena itu, umat Islam diajak memanfaatkan sisa waktu Ramadan untuk memperbanyak ibadah dan memperkuat ketakwaan.

“Kemenangan sejati itu adalah meraih surga. Maka meraih surga itu merupakan puncak kemenangan, yang tentu tidak ada tandingannya dengan kemenangan duniawi,” ujarnya.

Setelah tausiah selesai, jamaah kemudian melaksanakan salat subuh berjamaah sebagai penutup rangkaian kegiatan. Melalui kegiatan ini, Unismuh Makassar berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai spiritual yang terbangun selama Ramadan dapat terus terjaga di lingkungan kampus.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....