Dinkes Bulukumba Bekerja Sama BPOM Periksa Keamanan Takjil Buka Puasa

  • 13 Mar 2026 15:31 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Bulukumba – Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba bekerja sama dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan pemeriksaan keamanan pangan (Takjil buka puasa) di kawasan Ramadhan Chill and Cullinary (RCC), Kamis, 12 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan penggunaan bahan tambahan pangan serta deteksi kandungan bahan berbahaya pada makanan dan minuman yang dijual selama bulan suci Ramadan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba, dr. H. Muhammad Amrullah, mengatakan, pemeriksaan keamanan takjil merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun selama bulan Ramadan. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam mengonsumsi makanan berbuka puasa. “Dengan adanya pengawasan ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang karena makanan yang dikonsumsi telah melalui pengawasan keamanan pangan,” tagasnya.

Sementara itu Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Bulukumba, Faizal Johar Pasmar, menembahkan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pedagang terhadap pentingnya keamanan pangan. “Melalui pengawasan ini, kami berharap para pedagang semakin memahami pentingnya penggunaan bahan pangan yang aman dan higienis, sehingga masyarakat dapat menikmati takjil dengan aman dan sehat saat berbuka puasa,” harap Faizal..

Pemeriksaan pangan tersebut, diawali pengambilan sampel oleh petugas dari berbagai jenis makanan dan minuman yang dijual pedagang, diantaranya donat, sagu mutiara, puding, es buah, bakso, dan mie goreng. Sampel tersebut selanjutnya diperiksa menggunakan alat uji cepat untuk mendeteksi kemungkinan adanya bahan berbahaya seperti Boraks, Rormalin, Rhodamin B, dan Methanil Yellow yang kerap disalahgunakan dalam pengolahan pangan.

Selain melakukan pengujian sampel, petugas dari Dinas Kesehatan melalui Bidang P2P bersama tim BPOM juga memberikan edukasi kepada para pedagang. Tujuannya agar para pedagang tetap menjaga kebersihan, penggunaan bahan pangan yang aman, serta cara pengolahan makanan yang higienis.

Pada kesempatan tersebut masyarakat juga diberikan edukasi terkait pentingnya ketelitian dalam membeli takjil, dengan memperhatikan warna makanan yang mencolok, aroma yang tidak wajar, serta kebersihan tempat penjualan dan penyajian makanan. Pemberian edukasi kepada Masyarakat dilakukan sebagai upaya melindungi masyarakat dari risiko konsumsi makanan yang tidak layak atau mengandung bahan berbahaya selama bulan Ramadan.

Untuk diketahui, menjelang waktu berbuka puasa, aktivitas penjualan takjil di Kabupaten Bulukumba semakin ramai. Beragam jenis makanan dan minuman dijajakan pedagang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang berburu hidangan berbuka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....