Teknologi tanpa Iman Ibarat Bangunan yang Rapuh

  • 10 Mar 2026 15:23 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Kemajuan teknologi dan kecerdasan intelektual yang tidak dibarengi dengan iman diibaratkan sebagai bangunan pencakar langit yang rapuh secara moral. Hal ini menjadi bahasan utama dalam dialog "Membumikan Iqra' di Bulan Suci Ramadhan" bersama Aminah dari Ikatan Dai Muda Indonesia di Pro 4 RRI Makassar.

Aminah menjelaskan bahwa, perintah Iqra harus senantiasa diikuti dengan kalimat Bismi Rabbika atau dengan nama Tuhanmu. "Artinya, segala aktivitas membaca, belajar, bekerja, hingga penggunaan teknologi harus melibatkan kesadaran akan kehadiran Tuhan agar menghasilkan keberkahan dan manfaat bagi peradaban," jelasnya Selasa, 10 Maret 2026.

Ia mengibaratkan teknologi seperti sebuah pisau, bisa digunakan untuk memotong sayuran yang bermanfaat atau justru digunakan untuk mencelakai orang lain. Ditambahkan, kesalahan bukan terletak pada pisaunya, melainkan pada penggunanya.

"Teknologi itu ibarat pisau, alat yang Allah sediakan di tengah kemajuan zaman. Tidak ada yang salah dengan teknologi, yang salah adalah niat penggunanya. Itulah mengapa setiap gerakan kita harus 'Bismi Rabbika', pakai nama Tuhan di situ agar kita tidak salah jalan dalam mengelola ilmu dan jabatan," ungkap Aminah.

Aminah juga menyoroti fenomena negara-negara maju yang memiliki teknologi hebat namun mengalami krisis moral, seperti tingginya angka kriminalitas dan bunuh diri. Menurutnya, hal itu terjadi karena mereka hanya mengandalkan kecerdasan intelektual tanpa memiliki kecerdasan spiritual dan empati yang kuat.

Ustadzah muda ini menerangkan, umat Islam di bulan ramadan ini dilatih melalui riyadhah atau latihan fisik dan mental untuk menyelaraskan kembali antara ilmu dan iman. "Ramadhan adalah momen penyucian jiwa agar manusia tidak sombong dengan jabatan atau harta yang sebenarnya hanyalah titipan sekaligus ujian dari Allah," terang dia.

Menutup kebersaam dalam dialog tersebut, Aminah menurutkan bahwa, membumikan Iqra berarti bergerak dan berkarya dengan selalu menyertakan Allah dalam setiap langkah. Dengan demikian menurut dia, ilmu yang diperoleh tidak hanya membuat seseorang pintar secara logika, tetapi juga bijaksana secara rasa dan kokoh secara iman.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....