Membumikan Iqra, Bangun Kepekaan Sosial di Bulan Ramadan

  • 10 Mar 2026 15:08 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Membumikan Al-Qur'an di bulan Ramadhan tidak boleh berhenti pada kesalehan individu atau ibadah vertikal semata, hal ini disampaikan Aminah dari Ikatan Dai Muda Indonesia kepada RRI. Ditegaskan bahwa konsep Iqra menuntut setiap Muslim untuk memiliki kepekaan terhadap fenomena sosial yang terjadi di sekitarnya maupun di kancah internasional.

Aminah menjelaskan bahwa, manusia sebagai makhluk sosial diminta oleh Allah untuk membaca masyarakat sekitarnya. "Ibadah yang hanya fokus pada hubungan dengan Tuhan tanpa mempedulikan nasib sesama disebut sebagai ibadah yang belum membumi dan masih bersifat eksklusif," ujarnya, Selasa, 10 Maret 2026.

Dalam kesempatan dialog tersebut, Akademisi Institut Aisyiyah Sulawesi Selatan ini menyinggung isu geopolitik global, seperti konflik di Timur Tengah dan genosida di Gaza. Aminah menekankan bahwa perintah Iqra hari ini juga berarti membaca fenomena digital dan informasi dunia dengan kacamata kemanusiaan yang jernih, bukan sekadar melihat perbedaan ideologi atau aliran.

"Untuk menangani masalah Gaza itu tidak perlu jadi Muslim, cukup jadi manusia saja. Kalau kita masih manusia, kita akan punya kepekaan sosial. Inilah yang disebut ukhuwah basyariah, persaudaraan karena sesama manusia. Empati inilah yang mengikat kita meskipun berbeda negara, bahasa, bahkan ideologi," tegas Aminah.

Ia merinci empat jenis persaudaraan yang perlu dipahamiyakni, Ukhuwah Islamiyah atau sesama Muslim, Wathaniyah atau sesama bangsa, Basyariah atau sesama manusia, dan Makhluqiah atau sesama makhluk ciptaan Allah. "Pemahaman ini penting agar manusia tidak berbuat semena-mena terhadap alam, hewan, maupun manusia lainnya," sebut dia.

Lebih lanjut ia mengatakan, implementasi nyata dari membumikan Iqra secara sosial adalah melalui zakat, infak, dan sedekah. Ditambahkan, ibadah ini disebut sebagai instrumen pendidikan dari Allah untuk mengikis ego dan gengsi manusia, sehingga dapat berbagi dan turun langsung membantu masyarakat tanpa memandang status jabatan.

Aminah mengajak masyarakat untuk tidak menjadi hamba amatiran yang hanya terbang saat dipuji namun tumbang saat diuji. "Kepekaan sosial yang diasah selama Ramadhan diharapkan mampu melahirkan kepedulian yang berkelanjutan bagi kemanusiaan di seluruh penjuru dunia," pintanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....