Kisah Unik Ramadhan Anak Mandar di Ibu Kota Jakarta

  • 10 Mar 2026 14:45 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar — Suasana Ramadhan selalu menghadirkan cerita yang beragam dari setiap perantau yang menjalani ibadah puasa jauh dari kampung halaman. Hal itu tergambar dalam program KURMA (Kisah Unik Ramadhan) di PRO1 RRI Makassar edisi Senin, 9 Maret 2026 yang dipandu host Risna Supratio dengan menghadirkan Pitri, mahasiswa Universitas Bakri Jakarta yang berasal dari Mandar, Sulawesi Barat.

Dalam perbincangan santai tersebut, Pitri menceritakan pengalamannya menjalani Ramadhan di ibu kota yang memiliki ritme kehidupan jauh lebih cepat dibandingkan di daerah asalnya. Menurutnya, suasana Ramadhan di Jakarta terasa berbeda karena aktivitas masyarakat tetap berjalan padat meski sedang menjalankan ibadah puasa.

“Kalau di kampung suasananya lebih terasa kekeluargaannya, apalagi saat menunggu waktu berbuka. Sementara di Jakarta semuanya serba cepat karena orang-orang tetap sibuk dengan aktivitas masing-masing,” ungkap Pitri.

Sebagai perantau, Pitri mengaku sering merindukan tradisi Ramadhan yang biasa dilakukan bersama keluarga di Mandar. Mulai dari kebersamaan saat sahur, berbuka puasa bersama keluarga besar, hingga berbagai hidangan khas yang hanya bisa ditemui di kampung halaman.

“Salah satu yang paling saya rindukan itu masakan khas rumah saat berbuka. Di kampung biasanya kami berkumpul bersama keluarga, sementara di Jakarta saya lebih sering berbuka bersama teman-teman sesama perantau,” jelasnya.

Meski demikian, Pitri mengatakan pengalaman menjalani Ramadhan di Jakarta juga memberikan cerita tersendiri. Ia mengaku sering menemukan suasana kebersamaan baru bersama teman-teman dari berbagai daerah yang sama-sama merantau untuk menempuh pendidikan.

“Serunya di Jakarta, saya bisa berbuka bersama teman-teman dari berbagai daerah di Indonesia. Jadi rasanya seperti punya keluarga baru di perantauan,” katanya.

Di akhir perbincangan, Pitri berharap Ramadhan menjadi momentum bagi para perantau untuk tetap menjaga silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman. Ia juga mengajak generasi muda untuk tetap mempertahankan nilai kebersamaan meski berada jauh dari rumah. “Walaupun jauh dari keluarga, Ramadhan tetap bisa terasa hangat jika kita saling berbagi dan menjaga kebersamaan,” tutup Pitri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....