Dua Pertanyaan Besar Tentang Waktu di Pengadilan Allah

  • 10 Mar 2026 11:30 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Guru Besar sekaligus penceramah tarawih, Prof. Dr. H. A. Aderus Banua, Lc. MA, menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya manajemen waktu dalam kehidupan seorang Muslim. Dalam ceramahnya di Mesjid Raya Makassar pada Selasa 24 Februari 2026, ia menegaskan bahwa waktu adalah anugerah terbesar dari Sang Pencipta.

"Waktu adalah modal yang sangat penting yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita, saking pentingnya Allah bahkan bersumpah berkali-kali dalam Al-Qur'an atas nama waktu seperti demi fajar, duha, siang, hingga malam," ujar Prof. Aderus.

Lebih lanjut, Prof. Aderus menekankan bahwa hakikat umur manusia adalah kumpulan dari satuan waktu yang nantinya harus dipertanggungjawabkan secara mendetail di pengadilan Allah. ia kembali mengingatkan hadis Rasulullah tentang dua pertanyaan besar yang akan dihadapi setiap hamba di akhirat kelak.

"Dua pertanyaan kelak nanti di hadapan pengadilan Allah itu terkait dengan waktu, yakni tentang masa produktif di mana dihabiskan dan tentang umur total di mana dihabiskan," tuturnya.

Guru Besar Ilmu Theologi Islam Wasatiyyah ini memaparkan perbedaan dimensi waktu antara alam rahim, dunia, dan akhirat yang sering kali tidak disadari oleh manusia. Disebutkan bahwa satu hari di sisi Tuhan bisa setara dengan seribu tahun di bumi, sehingga umur manusia yang rata-rata 70 tahun sebenarnya sangatlah singkat.

"Jika satu hari saja di sebuah tempat ciptaan Allah setara seribu tahun, maka umur 70 tahun itu sangat singkat sekali, bahkan ketika manusia dibangkitkan nanti mereka merasa hidup di dunia hanya seolah pagi dan petang saja," tambahnya.

Guru besar kampus UIN Makassar ini mengajak jemaah untuk terus berinteraksi dengan masa lalu melalui jalur tobat dan istighfar. "Dengan berinteraksi dengan masa lalu kita, hanya kita bisa beristighfar dan bertobat, itulah sebabnya Baginda Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk beristighfar tidak kurang dari 70 kali dalam sehari semalam," pungkas Prof. Aderus Banua.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....