Sholat dalam Al-Qur’an Cegah Perbuatan Keji dan Munkar

  • 06 Mar 2026 18:37 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Sholat tidak hanya dimaknai sebagai kewajiban ibadah semata, tetapi juga memiliki berbagai manfaat dalam kehidupan seorang Muslim. Hal tersebut disampaikan oleh Ust. Ijjas, S.Sos., M.Sosdalam program Spesial Ramadan Tanya Pak Ustadz yang disiarkan Pro 2 Makassar, Kamis, 5 Maret 2026.

Ia menjelaskan bahwa secara bahasa, kata sholat berasal dari akar kata sholla yang bermakna doa, kebaikan, dan rahmat. Dalam istilah syariat, sholat merupakan ibadah khusus yang memiliki rangkaian perbuatan dan ucapan, dimulai dengan niat dan takbiratul ihram serta diakhiri dengan salam.

Menurut Ust. Ijjas, sholat tidak boleh dipahami hanya sebagai formalitas ibadah. Sholat merupakan bentuk komunikasi langsung seorang hamba kepada Allah SWT yang melibatkan hati, pikiran, dan juga fisik dalam pelaksanaannya.

"Dalam Al-Qur’an juga disebutkan bahwa sholat memiliki fungsi penting dalam menjaga perilaku manusia. Pada Surah Al-Ankabut dijelaskan bahwa sholat dapat mencegah seseorang dari perbuatan keji (fahsya) dan perbuatan munkar," kata Ust. Ijjas,

Ia menuturkan bahwa fahsya berkaitan dengan keburukan yang muncul dari dorongan syahwat, sedangkan munkar merujuk pada perbuatan yang diingkari hati seperti mencuri, merampok, hingga korupsi. " Dengan melaksanakan sholat secara konsisten, seseorang diyakini dapat terhindar dari dua sifat buruk tersebut," ucap Ust. Ijjas.

Selain itu, sholat juga menghadirkan ketenangan jiwa, mempercepat terkabulnya doa, serta menjadi salah satu jalan menuju kesuksesan dan kebahagiaan hidup. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an bahwa orang-orang yang khusyu dalam sholat termasuk golongan orang beriman yang beruntung.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....