Kuncinya Pembuka Rezeki Lebih Luas dalam Ajaran Islam
- 06 Mar 2026 06:37 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Bersyukur bukan hanya sekadar ucapan, melainkan kunci pembuka rezeki yang lebih luas. Akan tetapi, dibalik limpahan nikmat, juga terselip peringatan keras bagi orang-orang yang lalai.
Penyuluh agama Islam Kemenag Makassar Awaluddin Umar dalam Program Cahaya Ramadan 1447 H RRI Makassar menyampaikan Allah Swt berfirman, Siapa yang mensyukuri nikmatku, maka akanku tambah nikmat itu kepadanya. Siapa yang mengingkari nikmatku, maka sesungguhnya siksa ku sangat pedih.
"Nikmat yang diberikan Allah Swt kepada manusia tidak terhitung. Hal itu bertujuan agar menjadi manusia yang bersyukur atas nikmat Allah Swt," ucap Awaluddin.
Ironisnya, manusia sering kali tertipu oleh dua hal: kesehatan dan waktu luang. Banyak yang baru mengingat Tuhan dan ingin mendekat ke masjid saat raga telah rapuh dimakan sakit. Padahal, saat sehat, Al-Qur'an dan ibadah sering kali terabaikan.
“Nabi mengingatkan, gunakanlah lima hal, sebelum datang lima hal. Manfaatkanlah lima perkara, sebelum datang lima perkara," kata Awaluddin.
Salah satunya adalah, gunakanlah atau manfaatkanlah waktu luangmu sebelum datang waktu sempitmu. Ini menunjukkan, berapa banyak di dalam Al-Quran Allah bersumpah demi waktu.
Awaluddin menjelaskan, begitu pentingnya waktu hingga Allah bersumpah demi masa—Wal Ashr (demi waktu Ashr), Wal Fajr (demi waktu Fajr atau subuh), hingga Wal Lail (demi waktu malam). Allah begitu banyak bersumpah demi waktu. Artinya, betapa ruginya manusia ketika dia melewati waktu-waktu yang telah disumpah oleh Allah Swt.
Manusia yang membiarkan waktu senggang berlalu tanpa amal saleh adalah mereka yang berada dalam kerugian yang nyata. “Semoga ibadah puasa ini, membuat kita menjadi orang yang sangat menghargai waktu” tutup Awaluddin
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....