Pentingnya Bermazhab dalam Beribadah
- 03 Mar 2026 12:27 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Mengawali pagi di hari Selasa, 3 Maret 2026 pro 1 RRI Makassar menyiarkan ceramah Subuh dari Masjid Raya Makassar yang disampaikan oleh DR. Kyai Hamzah Badrun, Lc, MA. Dalam tausiyahnya, beliau mengupas tuntas tema Bermazhab, Cara Praktis Kembali kepada Al-Qur’an dan Hadits.
Kyai Hamzah menegaskan bahwa bermazhab bukanlah membuat ajaran baru, melainkan metode sistematis bagi umat awam untuk menjalankan syariat sesuai tuntunan Rasulullah SAW dan para sahabat.
Peran Asy’ari dan Maturidi
Dalam aspek akidah, Kyai Hamzah menjelaskan mengapa mayoritas umat Islam mengikuti Mazhab Asy’ari dan Maturidi. Menurutnya, kedua imam ini muncul bukan untuk menciptakan keyakinan baru, melainkan sebagai pembela akidah Rasulullah saat terjadi penyimpangan pemikiran di masa lalu.
"Imam Abu Hasan Al-Asy’ari dan Abu Mansur Al-Maturidi tampil dengan argumen rasional dan dalil Al-Qur’an yang kuat untuk memproteksi akidah yang diwariskan Nabi. Penamaan akidah Asy’ariyah adalah bentuk penghormatan atas jasa mereka dalam membela kemurnian ajaran Islam," jelas beliau.
Lebih lanjut, beliau menyoroti realitas bahwa tidak semua umat memiliki kemampuan setingkat Mujtahid untuk menggali hukum langsung dari sumber aslinya. Istilah rukun shalat, syarat sah puasa, hingga tata cara haji yang kita kenal sekarang adalah hasil ijtihad ulama mazhab agar Islam mudah diamalkan.
Dengan mengikuti mazhab, misalnya Mazhab Syafi’i yang dominan di Indonesia, kita memiliki mata rantai keilmuan (guru) yang jelas hingga ke Rasulullah. Menjawab kritik kelompok yang menyerukan kembali langsung ke Sunnah tanpa mazhab, Kyai Hamzah memberikan fakta sejarah yang menarik. Beliau menyebutkan bahwa para ahli hadits terkemuka sekalipun tetap bermazhab.
Tokoh Ulama Mazhab yang Diikuti Imam Bukhari & Imam Muslim bermazhab Mazhab Syafi'i, Imam At-Tirmidzi dan Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani menganut Mazhab Syafi'i, Imam Al-Ghazali & Imam Nawawi bermazhab Syafi'i. "Jika tokoh sekaliber Imam Bukhari dan Imam Nawawi saja tetap bermazhab, lantas dengan apa kita akan beramal jika kita yang awam ini menolak mazhab?" tegasnya.
Kyai Hamzah menutup ceramahnya dengan pesan bahwa bermazhab adalah solusi praktis dan aman. Mazhab yang telah mengkristal selama lebih dari 1.000 tahun merupakan hasil hikmah para ulama yang memudahkan kita untuk tetap berada di jalan Al-Qur'an dan Sunnah dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....