Makna Surah At-Taubah ayat 105
- 02 Mar 2026 14:24 WIB
- Makassar
RRI. CO.ID, Makassar - Forum Ramadhan edisi Senin, 2 Maret 2026, menghadirkan Ustaz Muh. Husain, S.Ag., M.Pd.I. sebagai narasumber utama. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya kesadaran umat Muslim bahwa setiap perbuatan, sekecil apa pun, berada dalam pengawasan mutlak Allah SWT, Rasul-Nya, dan sesama mukmin.
Merujuk pada Surah At-Taubah ayat 105, Ustaz Muh. Husain menjelaskan bekerja dan beramal bukan sekadar rutinitas duniawi, melainkan sebuah pertanggungjawaban yang akan diputar kembali di hadapan Allah yang Maha Mengetahui hal yang gaib maupun yang nyata.
"Silakan bekerja, silakan beramal, namun ingatlah bahwa Allah akan melihat dan menilai pekerjaan itu. Bukan hanya Allah, bahkan sesama manusia pun bisa menilai hasil kerja kita sebelum akhirnya kita dikembalikan kepada sang Pencipta," ucap Muh Husain.
Lebih lanjut, Muh. Husain juga menyampaikan dua pesan mendalam Rasulullah SAW terkait hakikat kefanaan manusia. Pertama, mengenai Kepastian Ajal. Di mana pun dan dalam kondisi apa pun baik sedang duduk, berjalan, maupun bekerja. kematian adalah rahasia yang pasti akan menjemput.
Kedua, mengenai Batasan Cinta terhadap Dunia. Jamaah diingatkan bahwa cinta terhadap jabatan, harta, rumah mewah, hingga kendaraan, bersifat sementara. Beliau menegaskan bahwa pada akhirnya, manusia akan meninggalkan apa yang dicintainya, atau ia yang akan ditinggalkan oleh hal tersebut.
" Harta yang kita miliki sejatinya terbagi dalam tiga hal, Apa yang kita gunakan untuk beribadah (amal jariyah), Apa yang kita makan dan habis di tenggorokan, dan Apa yang kita sedekahkan," ungkap Muh.Husain.
Di akhir ceramahnya, ia berpesan bahwa mencari harta sebanyak-banyaknya di dunia tidak dilarang, selama harta tersebut diperoleh dengan cara yang baik dan digunakan sebagai bekal menuju akhirat, karena harta tersebut hanyalah titipan yang akan dipertanggung jawabkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....