Ustadz Muammar Ingatkan Etika Bukber agar Tak Jadi Ajang Pamer

  • 26 Feb 2026 05:12 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Ustadz Muammar Tauhid, S.Sos., M.Sos., dalam Program Ramadan “Tanya Pak Ustadz” mengingatkan pentingnya menjaga niat dan etika dalam kegiatan buka puasa bersama (bukber) agar tidak bergeser menjadi ajang pamer atau saling membandingkan pencapaian hidup. Hal itu disampaikannya dalam siaran Pro 2 RRI Makassar, Rabu, 25 Februari 2026.

Ia menjelaskan, silaturahmi memiliki nilai penting dalam ajaran Islam. Dalam sabda Nabi Muhammad SAW disebutkan bahwa siapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan dilapangkan rezekinya, dianjurkan untuk menyambung tali silaturahmi. Menurutnya, silaturahmi merupakan bagian dari upaya menjaga persaudaraan antar sesama.

Dalam konteks Ramadan, kegiatan buka puasa bersama kerap menjadi sarana bertemu kembali dengan teman atau kerabat yang lama tidak berjumpa. Ustadz Muammar menilai, pertemuan tersebut pada dasarnya baik karena dapat mempererat hubungan, namun perlu dijaga agar tidak melenceng dari nilai-nilai keagamaan.

“Buka puasa bersama itu baik, tetapi jangan dijadikan ajang pamer atau adu nasib. Hal seperti itu justru menyalahi nilai ukhuwah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ukhuwah memiliki beberapa dimensi, yakni ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama muslim), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sebangsa dan setanah air), serta ukhuwah basyariyah atau insaniyah (persaudaraan sesama manusia). Menurutnya, ketiga bentuk ukhuwah tersebut perlu dijaga tanpa memandang latar belakang, pekerjaan, maupun strata sosial.

Ustadz Muammar juga mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dalam pertemuan, termasuk saat bukber. Ia menilai, setiap orang memiliki pencapaian hidup yang berbeda sehingga perlu saling memahami agar tidak melukai perasaan pihak lain melalui ucapan yang kurang tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....