WNI Ungkap Tantangan Puasa di Kazakhstan
- 23 Feb 2026 16:23 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Kisah Ramadhan warga Indonesia di Kazakhstan menarik perhatian publik. Program KURMA mengangkat pengalaman langsung dari Astana. San Malique membagikan cerita melalui sambungan Zoom. Ia dikenal sebagai penjelajah puluhan negara dan penulis buku.
Kazakhstan memiliki dua kota populer, yakni Astana dan Almaty. Astana menjadi pusat pemerintahan negara tersebut. Menurut San, Astana termasuk tiga besar ibu kota terdingin dunia. Suhu ekstrem menjadi realitas sehari-hari selama musim dingin.
“Kalau yang aku rasakan, pernah minus 39 derajat. Bahkan, suhu disebut pernah menyentuh minus 50 derajat, "ujarnya Senin, 23 Februari 2026.
Cuaca ekstrem memengaruhi rutinitas ibadah Ramadhan. Umat Muslim harus mengenakan pakaian berlapis sebelum keluar rumah. Salju yang turun menambah tantangan menuju masjid. Namun, pemandangan putih justru menghadirkan nuansa berbeda.
San merasakan perbedaan mencolok dibanding Ramadhan di Indonesia. Di tanah air, suasana lebih hangat dan meriah. “Beda banget dengan Indonesia, dari cuaca sampai suasananya,” tuturnya. Meski demikian, nilai spiritual tetap terasa kuat.
Kisah ini menunjukkan Ramadhan dirayakan dalam beragam kondisi. Semangat ibadah tetap menyala meski suhu di bawah nol.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....