Ramadhan Minus 24 Derajat di Astana Kazakhstan
- 23 Feb 2026 16:20 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Program KURMA menghadirkan kisah unik Ramadhan dari Kazakhstan. Narasumbernya San Malique, World Traveler dan penulis buku. Ia tengah menjalani Ramadhan di Astana, ibu kota Kazakhstan. Kota itu dikenal sebagai salah satu ibu kota terdingin dunia.
Saat wawancara dengan rri pada Minggu, 22 Februari 2026 suhu mencapai minus 24 derajat. Di luar ruangan, hujan salju terus turun menyelimuti kota. San menyebut suasana Ramadhan sangat berbeda dari Indonesia. Perbedaan terasa sejak cuaca hingga aktivitas ibadah.
| Baca juga: Hilal di Makassar Masih di Bawah Ufuk |
“Aku sekarang di Astana, suhunya minus 24 derajat dan lagi snowfall,” ujarnya. Ia menambahkan, kondisi ini menuntut persiapan fisik ekstra.
Astana bahkan pernah mencapai minus 39 derajat menurut pengalamannya. Suhu ekstrem itu menjadi tantangan tersendiri bagi Muslim perantau. Perjalanan menuju masjid harus menembus salju dan angin dingin. Namun, semangat beribadah tetap terasa hangat.
“Perjuangan banget menikmati Ramadhan di kota ini,” katanya. Ia mengaku pengalaman ini memberi makna spiritual berbeda.
Meski dingin menggigit, kebersamaan umat tetap terjalin. Ramadhan di negeri bersalju menghadirkan kisah tak terlupakan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....