Semangat WBP Lapas Narkotika Sungguminasa Selama Ramadan
- 20 Feb 2026 19:11 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, Gowa - Dibulan suci Ramadan 1447 H, semangat Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Sungguminasa dalam mengikuti pembinaan kemandirian tetap tinggi meskipun menjalani ibadah puasa, Jumat, 20 Februari 2026. Sejak pagi hari, para WBP sudah bersiap mengikuti kegiatan pelatihan yang telah dijadwalkan oleh pihak lapas. Mereka tampak antusias memasuki ruang pembinaan dengan membawa perlengkapan yang dibutuhkan.
Dengan penuh ketekunan, para WBP mengikuti setiap arahan pembina, mempelajari tahapan kerja secara detail, dan berlatih agar mampu menguasai keterampilan tersebut secara mandiri. Materi pembinaan tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab dan kerja sama dalam setiap prosesnya.
Kondisi berpuasa tidak menjadi penghalang, justru menjadi sarana melatih disiplin, kesabaran, dan fokus dalam proses belajar. Para WBP menunjukkan keseriusan agar keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal saat kembali ke masyarakat nanti.
Suasana pelatihan berlangsung tertib dan penuh semangat. Meski energi terbatas karena berpuasa, para peserta tetap berupaya menyelesaikan setiap tugas yang diberikan. Pembina secara rutin memberikan pendampingan dan evaluasi agar hasil yang dicapai semakin maksimal serta sesuai standar yang ditetapkan.
Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa, Gunawan, menyampaikan bahwa ketekunan dan semangat belajar WBP selama Ramadan menjadi bagian penting dalam pembentukan mental kerja. Menurutnya, pembinaan kemandirian merupakan salah satu program unggulan yang terus diperkuat untuk mendukung proses reintegrasi sosial para WBP.
“Yang kami dorong bukan hanya kemampuan membuat, tetapi memahami proses dan membangun karakter kerja yang konsisten. Dengan semangat belajar seperti ini, mereka diharapkan siap mandiri ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat pembinaan mental dan spiritual agar sejalan dengan peningkatan keterampilan kerja. Dengan semangat yang terus terjaga selama Ramadan, diharapkan pembinaan kemandirian ini mampu membentuk pribadi yang produktif, bertanggung jawab, dan siap menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....