Sosiolog Apresiasi Debar Piala Dunia RRI, Ruang Inklusif Kian Terbuka
- 06 Jul 2026 19:59 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Euforia Piala Dunia tak hanya dirasakan para pecinta sepak bola yang menyaksikan pertandingan melalui layar televisi. RRI Makassar menghadirkan pengalaman berbeda lewat kegiatan Debar Piala Dunia bersama Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni), sehingga penyandang disabilitas netra dapat menikmati jalannya pertandingan Meksiko melawan Inggris melalui siaran radio yang dikemas lebih interaktif, Senin 6 Juli 2026.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari para peserta karena menghadirkan suasana pertandingan yang terasa hidup melalui kekuatan narasi dan deskripsi penyiar radio. Momentum ini sekaligus membuktikan bahwa Piala Dunia dapat dinikmati oleh semua kalangan tanpa dibatasi kondisi fisik maupun akses terhadap media visual.
Sosiolog Anshar Aminullah menilai Debar Piala Dunia bukan sekadar agenda mendengar pertandingan bersama, melainkan sebuah langkah nyata dalam menghadirkan ruang publik yang lebih inklusif. "Kegiatan ini bukan hanya soal mendengarkan pertandingan, tetapi bagaimana semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk merasakan atmosfer Piala Dunia tanpa adanya batasan," ujarnya.
Menurut Anshar, inisiatif yang dilakukan RRI Makassar menunjukkan bahwa media publik memiliki peran strategis dalam menciptakan ruang partisipasi yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia mengatakan, kegiatan tersebut berhasil menghapus hambatan sosial yang selama ini membuat sahabat netra kerap terpinggirkan dari berbagai aktivitas kebudayaan maupun hiburan.
Lebih lanjut, Anshar menjelaskan bahwa secara sosiologis kegiatan seperti Debar Piala Dunia mampu mempertemukan berbagai kelompok masyarakat dalam suasana yang lebih cair. "Melalui kegiatan seperti ini, sekat antara penyandang disabilitas dan masyarakat umum semakin berkurang karena semua menikmati pengalaman yang sama," katanya.
Ia menambahkan, olahraga memiliki kekuatan besar sebagai media pemersatu yang mampu membangun solidaritas sosial. "Seluruh peserta dapat berbagi ketegangan, sorak kegembiraan, hingga semangat yang sama sepanjang pertandingan sehingga olahraga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan inklusi sosial," jelas Anshar.
Suasana penuh antusias terlihat sepanjang pertandingan berlangsung ketika para peserta larut dalam deskripsi setiap momen yang disampaikan penyiar RRI Makassar. Dukungan dan sorakan yang muncul dari para peserta membuktikan bahwa siaran radio masih menjadi medium yang mampu menghadirkan imajinasi sekaligus emosi pertandingan Piala Dunia secara utuh bagi pendengarnya.
Melalui kegiatan Debar Piala Dunia, RRI Makassar tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mempertegas komitmennya sebagai lembaga penyiaran publik yang ramah terhadap seluruh kelompok masyarakat. Inisiatif tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menghadirkan kegiatan yang inklusif, sehingga setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati berbagai peristiwa olahraga maupun kegiatan sosial lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....