RRI Makassar Gelar Debar Piala Dunia Bersama Pertuni Sulsel
- 04 Jul 2026 11:50 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID,Makassar - RRI Makassar menghadirkan kegiatan Dengar Bareng DEBAR Piala Dunia 2026 bersama Persatuan Tunanetra Indonesia Pertuni Sulawesi Selatan sebagai komitmen menghadirkan akses hiburan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya bagi teman-teman tunanetra. Demikian disampaikan Achmad, Ketua Panitia Dengar Bareng Pesta Bola Dunia 2026 RRI Makassar saat berbincang bersama RRI Di Program Acara Ruang Disabilitas, Sabtu, 4 Juli 2026.
Dikatakan, kegiatan Dengar Bareng DEBAR Piala Dunia 2026 ni direncanakan akan berlangsung 6 Juli 2026 dengan menyiarkan pertandingan-pertandingan menarik dari ajang olahraga bergengsi tersebut. Pemilihan pertandingan yang akan disiarkan pun tidak sembarangan, karena pihak panitia berusaha memilih laga-laga yang dinilai mampu menarik perhatian pendengar dan yang dipilih adalah pertandingan antara Inggris melawan Meksiko.
"RRI sendiri kan menyiarkan seluruh pertandingan Piala Dunia ini melalui siaran radio, dan pertandingan yang akan disiarkan pun tidak sembarangan dan yang dipilih adalah pertandingan antara Inggris melawan Meksiko,” Ungkap Achmad kepada RRI.
Lebih lanjut Ketua Panitia Dengar Bareng Pesta Bola Dunia 2026 RRI Makassar mengatakan bahwa Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi terwujudnya ruang hiburan yang lebih inklusif ke depannya."Kami merasa teman-teman Pertuni juga merupakan bagian dari kita dan merupakan pendengar setia dari RRI Makassar,"kata Achamd dalam perbincangan di acara Ruang Disabilitas RRI.
Sementara itu Yoga Indar Dewa, Ketua DPD Persatuan Tunanetra Indonesia Pertuni Sulawesi Selatan menyambut positif kegiatan ini. Baginya, kegiatan Dengar Bareng DEBAR Piala Dunia 2026 bukan hanya sekadar menonton pertandingan sepak bola, melainkan bentuk nyata bahwa disabilitas netra memiliki hak yang sama untuk menikmati hiburan dan pesta olahraga kelas dunia.
"Makna inklusi itu berarti kegembiraan yang tidak meninggalkan satu orang pun di belakang," ungkap Yoga. Ia menambahkan bahwa kekuatan sepak bola dalam menyatukan manusia sangat besar, dan kegiatan ini menjadi sarana untuk menghapus stigma tentang disabilitas.
Ke depannya, RRI Makassar berharap kerja sama ini tidak berhenti di ajang Piala Dunia saja. Pihak panitia menyatakan keinginan untuk terus mengeksplorasi kegiatan-kegiatan inklusif lainnya, baik di tingkat lokal maupun internasional, agar dapat terus melibatkan teman-teman dari Pertuni Sulsel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....