Polda Sulsel Antisipasi Potensi Kejahatan saat Nobar Piala Dunia 2026

  • 12 Jun 2026 19:34 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Memasuki masa piala dunia tahun 2026, banyak masyarakat di Kota Makassar maupun di daerah - daerah Kabupaten di Sulawesi Selatan menggelar nonton bareng. Pertandingan piala dunia tahun 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko rata - rata waktu nonton bareng, Waktu Indonesia Tengah pada malam hingga dini hari.

Menyikapi jadwal pertandingan piala dunia yang disiarkan langsung TVRI yang rata - rata waktunya dini hari, Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Sulsel Kombes Pol. Feby D. P. Hutagalung mengatakan pihaknya mengantisipasi potensi terjadinya tindak kejahatan terhadap warga yang menggelar nonton bareng piala dunia di Sulawesi Selatan.

"Kalau kita melihat dari jadwal Nobar Ini kan ada malam tengah malam bahkan ada yang pagi subuh jadi untuk mengantisipasi kerumunan massa kemudian yang berpotensi terjadinya tindak pidana kejahatan jalanan ya kita sudah antisipasi," Ujar Kombes Pol Feby D. P. Hutagalung.

Untuk melakukan langkah antisipasi hingga Polres jajaran, sudah ada Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polda Sulsel dan Polres Jajaran untuk saling berinteraksi, menyampaikan informasi dan menindaklanjuti setiap kejadian. ""Ada tim unit URC baik di Polda Sulsel maupun di Polres jajaran semuanya saling berinteraksi satu sama lain untuk menyampaikan informasi untuk ditindaklanjuti,"Ucapnya.

Dalam penanganan dan pencegahan gangguan keamanan lanjut Kombes Pol Feby D. P. Hutagalung, adalah upaya - upaya pencegahan dilakukan Tim patroli wilayah di jam - jam rawan di tempat - tempat kerumunan massa. Tim URC akan melakukan patroli pada objek - objek banyak kerumunan warga melakukan nonton bareng piala dunia di malam hari karena berpotensi terjadi pencurian kendaraan bermotor, aksi premanisme dan tindak kejahatan lainnya.

"Yang kita upayakan dan kita utamakan adalah langkah preventif apa langkahnya yang pertama yaitu terkait masalah patroli di jam-jam rawan maupun bisa sasaran objek-objek yang di kerumunan massa ataupun yang dikunjungi oleh masyarakat sehingga banyak potensi para pelaku kejahatan entah itu mungkin pencurian terhadap kendaraan bermotor maupun mungkin aksi premanisme dan sebagainya," kata Kombes Pol Feby D. P. Hutagalung.

Menurutnya Kombes Pol Feby D. P. Hutagalung pihaknya tetap mengedepankan langkah - langkah preventif dalam mengantisipasi aksi - aksi kejahatan, jika para pelaku kejahatan melakukan perlawanan ataupun bisa membahayakan masyarakat dan petugas di lapangan, maka dilakukan tindakan tegas terukur. "Kita tetap akan melakukan langkah-langkah preventif namun manakala ada para pelaku yang melakukan perlawanan bahkan eskalasinya meningkat ya kita tidak akan ragu untuk melakukan tindakan tegas terukur dengan melakukan penegakan hukum yang profesional dan prosedur,"Tegas Kombes Pol Feby D. P. Hutagalung.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....