Pemilu 2024, Sosiolog: Tensi Politik Cukup Dinamis

  • 10 Feb 2024 20:53 WIB
  •  Makassar

KBRN, Makassar : Pengamat sosial Anshar Aminullah mengatakan jika Pemilu tahun 2024 menjadi pemilu dengan tensi politik yang cukup dinamis dan tergolong tinggi. Menurutnya, kehadiran salah satu paslon yang memiliki kekerabatan dengan pemegang kekuasaan tertinggi sekarang ini memang berpotensi melahirkan tekanan politik dengan menggunakan berbagai instrumen milik negara dapat terjadi.

“Sehingga dampak sosial yang bisa terjadi adalah terpecah belahnya masyarakat kita oleh karena perbedaan pilihan politik yang cenderung tidak bersifat alami namun lebih bersifat diarahkan untuk memilih paslon tertentu,” kata Anshar Aminullah kepada RRI.co.id, Selasa (13/2/2024).

Lebih lanjut, menurut kandidat doktor di Universitas Indonesia ini menilai pragmatisme kelompok maupun individu mestinya diwujudkan oleh para politisi kita dengan cara tidak melakukan money politik.

“Sebab money politik ini bisa berdampak kurang bagus bagi mentalitas generasi kita,” ujarnya. Mereka kata Anshar Aminullah bisa saja akan lebih cenderung bermental suka memanfaatkan orang lain dan menipisnya nurani mereka untuk berbuat yang terbaik bagi bangsa ini.

“Dan tidak kalah penting, sikap netral dari pejabat negara serta ASN serta perangkat desa ini akan membantu terjaganya solidaritas sosial masyarakat kita pasca pemilu serentak di 2024 ini,” jelasnya. Dan kata Anshar Aminullah jika mereka terpecah belah maka akan butuh waktu lagi bagi bangsa ini merekatkannya kembali.

“Dan tentu kita semua berharap akan hadirnya proses berdemokrasi yang lebih dewasa dan pemilu yang berintegritas dan bermartabat dapat terwujud,” pungkasnya.(JUMAT

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....