Inspirasi Ramadhan dari Seorang Hafiz Putri Risthy Nabila

  • 13 Mar 2026 15:43 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID,Makassar - Program KURMA (Kisah Unik Ramadhan) di PRO1 RRI Makassar kembali menghadirkan kisah inspiratif dari generasi muda penghafal Al-Qur’an. Edisi siar Jumat, 13 Maret 2026, menghadirkan narasumber Risthy Nabila, peraih Juara III Hafiz Putri pada ajang PTQ RRI 2026. Perbincangan yang dipandu oleh Arfan Yusri ini mengangkat perjalanan Risthy dalam menghafal Al-Qur’an serta makna Ramadhan dalam hidupnya.

Dalam dialog tersebut, Risthy Nabila berbagi cerita tentang awal mula ketertarikannya menghafal Al-Qur’an sejak usia dini. Ia mengaku dukungan keluarga khususnya sang Ayah menjadi faktor penting dalam menjaga semangatnya belajar dan menghafal ayat-ayat suci. Proses menghafal yang ia jalani juga dilakukan secara bertahap dengan disiplin dan konsistensi setiap hari.

“Sejak usia sekolah tepatnya di jenjang sekolah SD kelas 3 waktu itu orang tua selalu mengajarkan saya untuk dekat dengan Al-Qur’an. Sampai saya harus menjalani keseharian dari sekolah bolak balik di Pondok diantar Ayah untuk belajar Quran. Dari situlah muncul keinginan untuk menghafal sedikit demi sedikit hingga akhirnya menjadi kebiasaan,sampai sekarang” ujar Risthy.

Risthy juga bercerita memulai ikut beberapa lomba Hafiz Quran mulai di tingkat daerah Kolaka Sulteng yang berbuah manis.”Awalnya ikut lomba hafalan 5 Juz – 10 Juz di tingkat lokal daerah saja,yang kemudian beberapa kali menang sampai mewakili daerah juga kemana-mana sampai ke tingkat Nasioal bahkan di tingkat Asia Tenggara di Tahun 2019,”Jelasnya.

Untuk saat ini Risthy harus fokus melanjutkan pendidikan di salah satu Institut Tafsir Al Quran di Kota Jakarta dan mempersiapkan diri untuk level Hafiz 30 Juz.” Kangen masakan ibu jadi mumpung libur lebaran jadinya balik kampong dulu ke Kolaka. Kemarin Alhamdulillah bisa keluar sebagai juara III di PTQ RRI tahun ini setelah kembali dipercaya sebagai wakil Korwil IV Makassar untuk Tingkat Nasional,tentunya hasil di PTQ RRI 2024 masih lebih baik di posisi ke II namun tentunya ini menjadi cambuk bagi saya untuk terus istiqomah perbaiki diri kedepannya,” ujarnya.

Menurut Risthy, bulan Ramadhan memiliki makna yang sangat istimewa bagi para penghafal Al-Qur’an. Ia memanfaatkan momentum Ramadhan untuk memperbanyak murojaah atau mengulang hafalan agar tetap kuat dan terjaga. Selain itu, suasana Ramadhan yang penuh keberkahan juga membuat proses menghafal terasa lebih tenang dan fokus. “Ramadhan adalah waktu yang sangat tepat untuk memperkuat hafalan. Biasanya saya menambah waktu murojaah setelah sahur dan sebelum berbuka puasa,” jelasnya kepada pendengar PRO1 RRI Makassar.

Melalui kisahnya, Risthy Nabila berharap generasi muda dapat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus sumber inspirasi. “ Bagi teman-teman dimanapun berada,pesan dari saya bila ingin belajar Quran tentu tidak ada kata terlambat.Menjadi Hafiz perlu sabar,dan lebih banyak sabar dalam belajar fokus dan istiqomah Insya Allah bisa,” pungkas Risthy.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....