Sulsel Kian Kokoh Jadi Pusat Otomotif Indonesia Timur Kejurnas Drag Race

  • 25 Mei 2026 21:17 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Putaran kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Race IMI 2026 yang berlangsung di Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, resmi berakhir dengan sukses setelah menghadirkan persaingan sengit para dragster dari berbagai daerah di Indonesia.

Ajang balap trek lurus nasional itu digelar selama dua hari dan diikuti ratusan hingga hampir seribu starter dari Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga kawasan Indonesia Timur. Tingginya antusiasme peserta dan penonton membuat Makassar kembali dinilai layak menjadi tuan rumah event otomotif nasional.

Penutupan kejurnas turut dihadiri jajaran Ikatan Motor Indonesia atau IMI Pusat dan IMI Sulawesi Selatan bersama sejumlah tokoh otomotif nasional. Ketua Harian IMI Sulsel, Syaharuddin Alrif, mengatakan pelaksanaan kejurnas menjadi bukti bahwa Sulawesi Selatan memiliki kemampuan dan fasilitas memadai untuk menggelar kompetisi balap berskala nasional.

Menurutnya, event tersebut bukan sekadar ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi ruang pembinaan bagi pembalap muda berbakat, khususnya dari Indonesia Timur.

“Antusiasme peserta sangat luar biasa. Ini menjadi momentum bagi Sulawesi Selatan untuk terus melahirkan talenta-talenta baru di dunia otomotif,” ujarnya. Minggu 24 Mei 2026 sore.

Suasana perlombaan semakin semarak dengan hadirnya pereli nasional, Rifat Sungkar, yang memberikan motivasi kepada para peserta muda. Ia menilai perkembangan drag race di Sulawesi Selatan cukup pesat dengan kualitas pembalap yang semakin kompetitif.

Rifat juga menegaskan pentingnya kejuaraan resmi seperti kejurnas untuk menyalurkan minat generasi muda terhadap dunia balap secara aman dan profesional, sekaligus menekan aksi balap liar di jalanan.

Sementara itu, Ketua Komisi Drag Race IMI Pusat, Darma Srada, memberikan apresiasi terhadap kualitas penyelenggaraan di Makassar. Ia menyebut aspek keselamatan, kualitas lintasan, hingga manajemen arena balap sudah memenuhi standar nasional.

Lintasan Lanud Sultan Hasanuddin dinilai sangat mendukung pelaksanaan drag race karena memiliki permukaan trek yang baik serta area pendukung yang memadai bagi peserta maupun penonton.

“Peserta merasa nyaman selama mengikuti perlombaan. Dari sisi safety dan teknis, pelaksanaan di Makassar sangat baik,” katanya.

Selain menghadirkan persaingan ketat di berbagai kelas, kejuaraan tersebut juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar arena balap. Aktivitas UMKM dan pedagang meningkat seiring membludaknya penonton selama event berlangsung.

Keberhasilan Kejurnas Drag Race Putaran II di Makassar dinilai semakin memperkuat posisi Sulawesi Selatan sebagai salah satu pusat perkembangan olahraga otomotif di Indonesia Timur.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....