Halo Teknologi Keselamatan Canggih Pada Mobil Balap F1

  • 27 Okt 2025 11:39 WIB
  •  Makassar

KBRN Makassar: Halo adalah perangkat pengaman berbentuk bingkai melengkung yang dipasang di atas kokpit mobil balap F1. Perangkat ini terlihat seperti “tulang” kecil yang melindungi kepala pembalap dari benda-benda yang terbang atau mobil lain yang melintas di atasnya. Ide memasang Halo mulai diuji oleh FIA dan resmi jadi wajib di Formula 1 sejak musim 2018 untuk meningkatkan perlindungan kepala pembalap.

Dilansir dari racecar-engineering material Halo biasanya dibuat dari titanium grade tinggi agar kuat namun tidak terlalu berat. Pemasangannya menempel pada tiga titik rangka mobil: satu di bagian depan dan dua di sisi kiri-kanan kokpit sehingga kokpit tetap terbuka namun kepala pembalap mendapat “perisai” tambahan. Desain dan spesifikasi Halo diatur ketat oleh FIA agar semua tim memakai standar yang sama.

Fungsi utama Halo adalah mencegah kontak langsung antara helm pembalap dan benda berbahaya, seperti roda lepasan, puing, atau bagian mobil lain yang memantul. Dalam uji tabrak dan simulasi, Halo terbukti mampu mengalihkan atau menahan benda berat sehingga mengurangi risiko cedera fatal pada kepala. Prinsip kerjanya sederhana: menempatkan struktur kuat di jalur potensial objek yang bisa mengenai kepala.

Dalam praktiknya, ada beberapa contoh nyata di mana Halo dianggap telah menyelamatkan pembalap. Contoh terkenal termasuk kecelakaan Romain Grosjean di Bahrain (2020) di mana kokpit terbelah dan Halo ikut berperan melindungi kepala saat mobil terbakar, serta beberapa insiden tabrakan lain di mana helm nyaris tertimpa bagian mobil lain tapi tertahan oleh Halo.

Kejadian nyata ini membantu publik untuk melihat tidak hanya dari bentuknya yang dianggap “mengganggu” tampilan mobil F1 yang selama ini selalu berkokpit terbuka. Selain itu ada kekhawatiran soal berat dan dampak terhadap aerodinamika mobil. Namun yang nyata lebih penting daripada bentuk.

Meski Halo menambah perlindungan, ini bukan solusi tunggal untuk semua risiko. Tim keselamatan F1 tetap mengembangkan banyak aspek lain: selubung kokpit yang kuat (survival cell), alat pengikat kepala (HANS device), pakaian tahan api, dan standar perbaikan trek serta prosedur medis. Halo jadi bagian tambahan dari sistem keselamatan berlapis yang bersama-sama menurunkan risiko cedera serius.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....