Anggaran Terbatas, Honor Tenaga Profesional Karate Porprov Ikut Terdampak

  • 06 Okt 2026 11:14 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Keterbatasan anggaran pada cabang olahraga karate di Porprov Sulawesi Selatan tidak hanya berdampak pada kebutuhan teknis pertandingan, tetapi juga honor tenaga profesional yang terlibat. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi panitia untuk tetap menghadirkan wasit dan pelatih dengan kualitas sesuai standar pertandingan.

Technical Delegate Karate Porprov Sulsel, Syahrir Siregar, mengatakan tenaga yang diturunkan dalam pertandingan karate tidak seluruhnya berasal dari daerah. Sejumlah pelatih dan perangkat pertandingan memiliki kualifikasi nasional sehingga besaran honor idealnya disesuaikan dengan tingkat kompetensi dan grade yang dimiliki.

Menurut Syahrir, pemberian honor dengan sistem yang sama kepada tenaga profesional dan tenaga yang memiliki tingkat kompetensi berbeda menjadi persoalan tersendiri. Terlebih, tenaga profesional membutuhkan penghargaan yang sebanding dengan kemampuan serta tanggung jawab yang mereka emban dalam pertandingan.

"Pelatih yang kami turunkan juga bukan pelatih daerah, sudah kelas nasional mereka. Tentunya mereka punya grade dan honornya juga tidak mungkin disamakan begitu saja," ujar Syahrir Siregar saat diwawancarai Senin, 5 Oktober 2026.

Ia mengatakan, keterbatasan anggaran membuat pihaknya harus melakukan penyesuaian terhadap sejumlah honor yang diberikan. Salah satu konsekuensinya, honor yang sebelumnya direncanakan sekitar Rp1 juta per hari harus dipangkas menjadi sekitar Rp500 ribu per hari.

Syahrir menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena kualitas tenaga yang dilibatkan berkaitan langsung dengan kualitas penyelenggaraan pertandingan. Ia juga mengaku harus mencari cara agar kebutuhan tetap terpenuhi tanpa melanggar ketentuan pembiayaan yang berlaku dalam penyelenggaraan multi-event.

Menurutnya, dukungan anggaran yang memadai penting untuk menjaga kualitas pembinaan sekaligus memberikan motivasi kepada atlet dan pelatih. Ia berharap ke depan terdapat kesesuaian antara target prestasi olahraga Sulawesi Selatan dengan dukungan anggaran yang diberikan kepada masing-masing cabang olahraga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....