Bawa Nama Daerah, FOPI dan Pemprov Sulsel Didorong Sokong Petanque

  • 20 Sep 2026 18:41 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Jajaran pelatih Tim Petanque Sulawesi Selatan mendorong Federasi Olahraga Petanque Indonesia Sulsel serta Pemerintah Provinsi untuk memberikan dukungan anggaran yang memadai bagi kontingen daerah. Sokongan finansial tersebut dinilai sangat krusial mengingat para atlet bakal berlaga membawa panji kebanggaan Sulawesi Selatan pada ajang Kejuaraan Nasional di Jakarta pada Oktober 2026 mendatang.

Dukungan dari berbagai instansi terkait di lingkungan pemerintah daerah dipandang sebagai bentuk apresiasi nyata terhadap perjuangan para atlet yang telah lolos seleksi. Pasalnya, sebagian besar skuad yang masuk dalam jajaran tim inti merupakan representasi dari pegawai serta binaan dari sejumlah instansi pemerintah maupun lembaga daerah di Sulawesi Selatan.

Keterlibatan aktif dari instansi asal para atlet diharapkan mampu menghadirkan dana kemitraan atau sponsor guna menopang pembiayaan tim secara gotong royong. Sinergi antara organisasi olahraga, pemerintah provinsi, serta instansi pembina menjadi solusi ideal dalam mengatasi kebuntuan anggaran yang tengah dialami kontingen saat ini.

Pelatih Tim Petanque Sulawesi Selatan, Dr. Benny Badaru, menegaskan pentingnya perhatian penuh dari seluruh pemangku kepentingan olahraga di tingkat provinsi. Ia menyampaikan, “Kami berharap pihak pengurus FOPI Sulsel memberikan anggaran yang memadai, serta mendapat dukungan sponsor dari Pemprov dan instansi yang memiliki atlet dalam tim, karena tim ini membawa nama Sulawesi Selatan,” terangnya pada Minggu 20 September 2026.

Perjuangan para atlet di gelanggang olahraga nasional diyakini bukan sekadar mewakili kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, melainkan mempertaruhkan nama baik daerah di kancah nasional. Oleh karena itu, jaminan kesejahteraan, ketersediaan fasilitas latihan, hingga kepastian moda transportasi sudah semestinya menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen terkait.

Saat ini seluruh jajaran atlet yang diproyeksikan berangkat terus menjalani masa karantina intensif dengan kedisiplinan tinggi di bawah pengawasan ketat tim pelatih. Penajaman ketepatan sasaran lemparan serta simulasi taktik pertandingan menjadi santapan harian para atlet demi memastikan kondisi fisik dan teknik mereka berada pada puncak performa.

Kesiapan fisik dan mental para atlet binaan FOPI Sulsel ini dipastikan akan sia-sia jika tidak ditunjang oleh kepastian operasional yang matang dari pihak pengurus. Pihak manajemen tim berharap sinergi dari Pemprov Sulsel dan sponsor instansi dapat segera terealisasi demi mengantarkan pejuang olahraga ini meraih prestasi tertinggi di panggung nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....