Diundur ke November, Penundaan Asian MMA Championship Untungkan Sulsel
- 17 Sep 2026 20:41 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar- Penundaan jadwal pelaksanaan ajang Asian MMA Championship di Bali dari bulan Juli menjadi November 2026 memberikan keuntungan strategis bagi Pengurus Provinsi Indonesia Board of Mixed Martial Arts Sulawesi Selatan. Waktu persiapan ekstra tersebut dimanfaatkan secara maksimal oleh tim pelatih untuk menyempurnakan kesiapan fisik, teknik, serta pemetaan taktik bertanding para atlet daerah.
Keputusan penyelenggara mengundur gelaran pertarungan tingkat benua ini dinilai menjadi momentum emas bagi kontingen Sulawesi Selatan. Jajaran pengurus kini memiliki durasi pemusatan latihan yang jauh lebih panjang guna menggembleng performa calon petarung terbaik agar mampu tampil makin solid saat berhadapan dengan utusan dari pelbagai negara Asia.
Ketatnya regulasi kejuaraan internasional tersebut juga menuntut jajaran pengurus daerah untuk melakukan penyaringan secara sangat cermat dan rasional. Pihak panitia penyelenggara secara resmi menetapkan batas maksimal kuota peserta, di mana setiap pengurus provinsi hanya diperbolehkan menerjunkan maksimal dua orang atlet terbaiknya untuk bertanding di atas matras Bali.
Sekretaris Umum IBCA MMA Sulawesi Selatan, Ahmad Israil, mengungkapkan bahwa jeda waktu penundaan ini memicu persaingan internal yang kian kompetitif antar-atlet. Ia menyampaikan, “Dalam kejuaraan tersebut setiap provinsi hanya diperbolehkan mengirimkan maksimal dua atlet, sehingga kami menyaring atlet andalan melalui Open Tournament Siparacca,” terangnya saat dihubungi pada Rabu 16 September 2026.
Pengprov IBCA MMA Sulsel telah memanfaatkan ajang kejuaraan terbuka Siparacca sebagai instrumen seleksi utama dalam menjaring petarung terbaik. Hasil dari turnamen lokal tersebut kini terus dievaluasi secara mendalam guna menentukan dua nama atlet yang dinilai paling matang serta memiliki kesesuaian tinggi dengan nomor kelas pertandingan yang dibuka panitia.
Tim pelatih memanfaatkan tambahan waktu pemusatan latihan ini untuk membenahi berbagai kelemahan mendasar para atlet binaan. Fokus pembinaan selama masa jeda diarahkan pada penajaman teknik serangan, penguatan pertahanan bawah, peningkatan daya tahan fisik, serta pengelolaan berat badan ideal agar atlet tidak mengalami kendala teknis saat memasuki sesi penimbangan resmi.
Penundaan jadwal kompetisi ini diharapkan mampu mematangkan mentalitas bertanding seluruh kontingen sebelum bertolak menuju Bali pada November mendatang. IBCA MMA Sulawesi Selatan optimistis dengan porsi latihan yang lebih panjang dan matang, dua atlet perwakilan daerah akan mampu menyumbangkan prestasi membanggakan sekaligus mengharumkan nama Indonesia di level Asia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....