KONI Makassar Perkuat Transparansi Anggaran lewat Aplikasi
- 02 Sep 2026 06:28 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI Kota Makassar meluncurkan aplikasi keuangan dan dashboard khusus cabang olahraga sebagai bagian dari hasil rapat kerja tahun 2026. Pengembangan sistem digital tersebut diarahkan untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran olahraga.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Kota Makassar, Dr. Benny Badaru, mengatakan aplikasi keuangan memungkinkan setiap cabang olahraga mendapatkan akun untuk melaporkan penggunaan dana yang diterima dari KONI Makassar. Aplikasi tersebut akan mencatat penggunaan berbagai jenis anggaran, mulai dari dana organisasi, dana musyawarah, dana prasarana, dana pemusatan latihan, hingga bantuan yang berkaitan dengan pelaksanaan Porprov Sulsel 2026.
“KONI Kota Makassar juga meluncurkan berbagai aplikasi untuk akuntabilitas keuangan, yaitu aplikasi keuangan di mana semua cabor itu sudah bisa mendapatkan akun dari KONI Kota Makassar untuk melaporkan hasil pemberian anggaran.”ujarnya kepada RRI, Selasa 1 September 2026.
Menurut Benny, sistem tersebut memberikan tanggung jawab lebih besar kepada masing-masing cabang olahraga dalam mengelola sekaligus mempertanggungjawabkan dana yang telah diterima. Setiap penggunaan anggaran harus dilaporkan sesuai dengan peruntukannya.
Selain aplikasi keuangan, KONI Makassar juga memperkenalkan dashboard untuk cabang olahraga. Sistem ini digunakan untuk melakukan entry by name atlet yang dinyatakan lolos dalam Porprov dan nantinya akan terhubung dengan sistem KONI Provinsi Sulawesi Selatan.
Dashboard tersebut diharapkan dapat membantu cabang olahraga memperbarui dan mengelola data atlet secara lebih terstruktur. Data yang dimasukkan juga menjadi bagian dari proses pendataan atlet yang dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi tingkat provinsi.
Benny menjelaskan, proses pencairan anggaran tetap dilakukan melalui mekanisme administrasi. Cabang olahraga harus mengajukan permohonan, kemudian dilakukan rasionalisasi untuk memastikan kebutuhan yang diajukan sesuai dengan peruntukan serta ketersediaan anggaran.
Setelah anggaran dicairkan, cabang olahraga memiliki kewajiban menyampaikan laporan pertanggungjawaban. Mekanisme tersebut diterapkan agar penggunaan dana dapat dipantau dan dipertanggungjawabkan secara jelas oleh penerima anggaran.
Peluncuran aplikasi keuangan dan dashboard cabang olahraga menjadi bagian dari upaya KONI Makassar membangun tata kelola olahraga yang lebih transparan. Digitalisasi tersebut diharapkan mampu meminimalkan persoalan administrasi sekaligus memperkuat kepercayaan antara KONI, cabang olahraga, atlet, dan pemerintah daerah.
Dengan sistem tersebut, KONI Makassar berharap seluruh cabang olahraga dapat menjalankan program secara lebih tertib dan akuntabel. Pengelolaan anggaran yang transparan juga diharapkan mendukung efektivitas pembinaan atlet dan persiapan Makassar menghadapi Porprov Sulsel 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....