FORKI Makassar Jaga Pembinaan Atlet tanpa Ganggu Pendidikan

  • 14 Agt 2026 14:43 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, MAKASSAR — Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Makassar berupaya menjaga keberlangsungan pembinaan atlet dengan menerapkan pola latihan yang fleksibel. Langkah ini dilakukan untuk mengakomodasi atlet yang memiliki aktivitas pendidikan maupun pekerjaan di luar kegiatan olahraga.

Sekretaris Umum FORKI Kota Makassar, Andi Naharuddin, yang dihubungi RRI pada 14 Agustus 2026, menjelaskan atlet diberikan kesempatan menyesuaikan waktu kedatangan apabila memiliki kewajiban yang tidak dapat ditinggalkan. Meski demikian, kelonggaran waktu tersebut tidak mengurangi kewajiban atlet untuk mengikuti dan menyelesaikan program latihan.

Andi mengatakan kondisi atlet cukup beragam. Sebagian masih menjalani pendidikan di sekolah maupun perguruan tinggi, sementara sebagian lainnya telah memasuki dunia kerja. Kondisi tersebut membuat pengurus perlu menerapkan sistem pembinaan yang mampu mengakomodasi aktivitas atlet.

Menurutnya, FORKI Makassar sebenarnya dapat membantu proses perizinan bagi atlet yang membutuhkan penyesuaian waktu. Namun, jika dilakukan secara terus-menerus, proses perizinan dikhawatirkan justru dapat mengganggu aktivitas pendidikan maupun pekerjaan para atlet.

“Kami sebenarnya bisa mengurus perizinan, tetapi kami khawatir aktivitas belajar dan pekerjaan atlet terganggu. Jadi, kami memberikan fleksibilitas jam latihan dengan catatan porsi latihan tetap diselesaikan,” jelas Andi.

Fleksibilitas tersebut diharapkan dapat menjaga motivasi dan konsistensi atlet dalam menjalani pembinaan. Atlet tidak harus meninggalkan pendidikan atau pekerjaan hanya karena memiliki jadwal latihan, tetapi tetap dituntut bertanggung jawab terhadap target latihan yang telah diberikan.

Andi berharap kebijakan tersebut dapat membantu atlet berlatih secara maksimal tanpa harus mengorbankan waktu belajar maupun bekerja. Menurutnya, atlet perlu mendapatkan kesempatan untuk menjalankan ketiga aktivitas tersebut secara seimbang demi mendukung prestasi sekaligus masa depan mereka.

FORKI Makassar akan tetap mendorong kedisiplinan atlet dalam menjalani program latihan. Fleksibilitas yang diberikan bukan berarti mengurangi tanggung jawab, melainkan menjadi bentuk penyesuaian sistem pembinaan agar prestasi olahraga dapat berjalan seiring dengan pendidikan dan pekerjaan atlet.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....