Rangkap Jabatan Pengurus Olahraga Sulsel Dinilai Hambat Pembinaan

  • 31 Jul 2026 20:05 WIB
  •  Makassar

REI.CO.ID, Makassar - Praktik rangkap jabatan dalam kepengurusan organisasi olahraga di Sulawesi Selatan dinilai merugikan sistem pembinaan atlet daerah. Mantan pengurus KONI Sulawesi Selatan, Dahlan Abubakar saat diwawancarai RRI Jum'at 31 Juli 2026 menilai fenomena tersebut membuat konsentrasi pengurus menjadi terpecah.

Menurutnya, pengurus harian maupun posisi inti di organisasi olahraga idealnya mendedikasikan perhatian penuh hanya pada satu cabang saja. Jika seorang figur memegang dua hingga tiga jabatan sekaligus, efektivitas program pembinaan atlet dipastikan akan mengalami penurunan.

"Selain memecah fokus pembinaan, rangkap jabatan juga berpotensi kuat memicu benturan kepentingan dalam struktur kepengurusan. Pengurus KONI yang merangkap pengurus cabang olahraga cenderung tidak objektif saat memperjuangkan anggaran dan program kerja."ujar Dahlan

Ia menambahkan dampak buruk lainnya adalah tersumbatnya proses regenerasi bagi tenaga-tenaga muda yang memiliki potensi dan komitmen tinggi. Kepengurusan yang hanya berputar pada figur-figur lama membuat ruang akses bagi generasi penerus menjadi sangat terbatas.

Intervensi kepentingan politik kerap kali menggeser figur yang memiliki kompetensi nyata di bidang olahraga. Akibatnya, kinerja organisasi menjadi melempem dan membuyarkan semangat pembinaan atlet yang seharusnya terhimpun secara solid."sambungnya

Menyikapi kondisi tersebut, Dahlan mendesak pentingnya penetapan regulasi tegas terkait larangan rangkap jabatan di dalam AD/ART organisasi. Aturan tertulis yang mengikat sangat diperlukan agar pengelolaan organisasi olahraga memiliki rujukan tata kelola yang profesional.

"Pembatasan keterlibatan pejabat publik dalam struktur olahraga juga perlu ditegakkan kembali secara menyeluruh. Langkah pembenahan regulasi ini diharapkan mampu mengembalikan independensi organisasi demi kemajuan prestasi olahraga di Sulawesi Selatan."tutupnya

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....