Atlet Cilik SRS Makassar Qiana Humaira Iqbal Raih Medali Emas MFM 2026
- 16 Jun 2026 13:08 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Atlet cilik Squirrel Roller Skate (SRS) Makassar, Qiana Humaira Iqbal, berhasil mempersembahkan satu medali emas pada ajang Makassar Friendly Match (MFM) 2026 yang digelar di Lapangan Karebosi, Minggu 14 Juni 2026. Prestasi tersebut diraih Qiana setelah menjadi yang terbaik pada nomor Standar Under Six 200 Meter Putri.
Keberhasilan itu mendapat apresiasi dari Pelatih SRS Makassar, Farizt Aldila MS. Menurutnya, performa Siswi TKIT Ibnu Sina Makassar tersebut dalam kompetisi kali ini menunjukkan perkembangan yang sangat baik dan sejalan dengan proses latihan yang telah dijalaninya selama dua tahun terakhir.
“Alhamdulillah Qiana bisa meraih podium pertama di kategori Under Six. Saat ini usianya baru 5 tahun dan dia sudah mengenal sepatu roda sejak umur 3 tahun. Jadi, selama dua tahun terakhir perkembangannya sangat luar biasa,” ujar Farizt.
Farizt menilai salah satu keunggulan Qiana terletak pada mental bertanding yang kuat. Meski masih berusia sangat muda, Qiana dinilai tidak gentar menghadapi lawan-lawannya di lintasan dan selalu menunjukkan semangat kompetitif yang tinggi saat berlaga.
“Dia termasuk anak yang punya mental baja. Tidak melihat lawannya lebih besar atau lebih kecil, semuanya siap dia hadapi. Selain itu, kondisi fisik dan mentalnya juga sangat baik untuk ukuran anak seusianya,” katanya.

Prestasi di MFM 2026 menambah koleksi medali emas yang telah diraih Qiana selama berkompetisi di kategori Under Six. Farizt mengungkapkan, hingga saat ini Qiana telah mengoleksi tiga medali emas dari berbagai kejuaraan yang diikutinya.
Meski demikian, Farizt menegaskan bahwa perjalanan Qiana masih panjang. Ia menilai atlet muda tersebut masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus dibenahi untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat ketika naik ke kategori KU-A.
Sementara itu, Kepala TKIT Ibnu Sina Makassar, Lindawati, S.Pd., Gr, mengaku bangga dan bersyukur atas capaian yang diraih salah satu siswinya tersebut. Menurutnya, prestasi Qiana menjadi bukti bahwa anak usia dini juga mampu berprestasi apabila mendapatkan dukungan yang tepat dari orang tua, sekolah, dan lingkungan sekitarnya.
“Masya Allah, kami sangat terharu, bangga, dan bersyukur. Di usia 5 tahun, Ananda Qiana sudah mampu mengharumkan nama TKIT Ibnu Sina Makassar. Ini menunjukkan bahwa anak usia dini pun bisa berprestasi jika dibimbing dengan penuh cinta dan dukungan yang seimbang antara orang tua dan sekolah,” ujar Lindawati.
Ia menjelaskan bahwa prestasi bukanlah tujuan utama pendidikan di TKIT Ibnu Sina. Namun, keberhasilan Qiana menjadi bukti bahwa proses pembelajaran yang menggabungkan pengembangan karakter, adab, keterampilan, dan minat bakat dapat memberikan hasil positif bagi perkembangan anak.
“Bagi kami, juara bukan tujuan utama. Tetapi ketika Allah menitipkan prestasi kepada anak-anak kami, itu menjadi bukti bahwa proses pendidikan yang kami jalankan memberikan manfaat bagi tumbuh kembang mereka,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi, pihak sekolah memberikan dukungan penuh kepada siswa yang berprestasi melalui publikasi di media sosial sekolah, pemberian motivasi kepada siswa lainnya, hingga perayaan sederhana bersama teman-teman sekelas.

Lindawati berharap keberhasilan Qiana dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya untuk terus berani mencoba, mengembangkan potensi, serta membangun karakter positif sejak usia dini.
“Prestasi ini bukan hanya tentang medali emas, tetapi juga tentang keberanian, disiplin, kerja keras, dan semangat belajar yang ditunjukkan oleh Ananda Qiana. Semoga ini menjadi awal dari prestasi-prestasi berikutnya di masa depan,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....