Atlet SRS Makassar Tampil Gemilang, Bawa Pulang 5 Medali di MFM 2026

  • 16 Jun 2026 12:59 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Klub sepatu roda Squirrel Roller Skate (SRS) Makassar menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Makassar Friendly Match (MFM) 2026 yang berlangsung di Lapangan Karebosi, Minggu, 14 Juni 2026. Dalam kejuaraan tersebut, SRS berhasil mengoleksi lima medali yang terdiri atas dua emas, satu perak, dan dua perunggu.

Dua medali emas dipersembahkan oleh Qiana Humaira Iqbal pada nomor Standar Under Six 200 Meter Putri dan Muh. Rafhif Al Fharizqi Watif pada nomor Speed KUB 500 Meter Putra. Sementara medali perak diraih Muh. Fatih Putra Tangguh di nomor Speed KUB 500 Meter Putra.

Adapun dua medali perunggu masing-masing diraih Andi Sayyid Ali pada nomor Speed KUB 500 Meter Putra dan Saviour Claudio Sapulette di nomor Speed KUC 1.000 Meter Putra.

Atlet-Atlet SRS Makassar yang Berlomba di Kejuaraan Sepatu Roda Makassar Friendly Match (MFM) 2026

Pelatih SRS Makassar, Farizt Aldila MS, mengaku puas dengan pencapaian para atletnya. Menurutnya, hasil yang diraih pada kejuaraan tersebut menunjukkan perkembangan yang positif dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Alhamdulillah capaian anak-anak sangat bagus. Beberapa atlet yang memang kami targetkan meraih juara berhasil mencapai target tersebut. Pencapaiannya luar biasa dan menunjukkan perkembangan yang positif,” ujarnya.

Farizt menilai hasil yang diperoleh para atlet tidak lepas dari konsistensi latihan yang dijalani selama ini. Menurutnya, kompetisi menjadi ajang pembuktian terhadap tingkat kedisiplinan, kesiapan fisik, serta mental para atlet.

“Di kompetisi terlihat jelas perbedaan atlet yang rutin berlatih dengan yang latihannya kurang maksimal. Kesiapan fisik dan mental biasanya sangat terlihat saat mereka bertanding,” katanya.

Official SRS Makassar

Lebih lanjut, ia berharap seluruh atlet SRS dapat termotivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan merasakan pengalaman berdiri di podium juara. Harapan tersebut sejalan dengan motto klub yang selalu ditanamkan kepada para atlet.

“Champions are made, not born. Juara itu dibentuk melalui proses, latihan, dan persiapan yang matang. Bukan semata-mata karena keberuntungan,” ucapnya.

Selain mengapresiasi perjuangan para atlet, Farizt juga berharap Pemerintah Kota Makassar dapat memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan olahraga sepatu roda dengan menghadirkan fasilitas velodrom sebagai arena latihan dan kompetisi.

Menurutnya, keberadaan velodrom akan menjadi sarana penting dalam mendukung pembinaan atlet usia dini sekaligus menghidupkan kembali kejayaan sepatu roda Sulawesi Selatan yang pernah diperhitungkan di tingkat nasional.

“Saya berharap Pemerintah Kota Makassar dapat melihat besarnya antusiasme masyarakat terhadap olahraga sepatu roda. Dengan adanya fasilitas velodrom, pembinaan atlet akan semakin optimal dan prestasi sepatu roda Sulawesi Selatan dapat kembali berjaya di tingkat nasional,” tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....