Muaythai Sulsel Tegaskan Organisasi Tetap Solid tanpa Dualisme

  • 11 Mei 2026 21:00 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar — Pengurus Muaythai Indonesia Sulawesi Selatan menegaskan tidak ada dualisme kepengurusan dalam organisasi Muaythai, baik di tingkat pusat maupun daerah. Penegasan tersebut disampaikan untuk memastikan pembinaan organisasi dan atlet tetap berjalan dengan baik.

Ketua Muaythai Sulawesi Selatan, Munir Mangkana, mengatakan penilaian terkait ada atau tidaknya dualisme sepenuhnya merujuk pada keputusan Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI. Menurutnya, KONI merupakan otoritas resmi yang memiliki kewenangan menentukan keabsahan organisasi olahraga.

Munir menjelaskan hingga saat ini KONI Pusat masih mengakui kepengurusan Muaythai Indonesia yang telah disahkan secara resmi. Pengakuan tersebut termasuk penetapan Ketua Umum Muaythai Indonesia periode 2026 hingga 2030.

“Selama tidak ada pernyataan resmi dari KONI mengenai dualisme, maka organisasi Muaythai tetap dianggap solid dan berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Munir Mangkana.

Ia menambahkan KONI memiliki kewenangan penuh dalam menentukan status organisasi olahraga di Indonesia. Karena itu, seluruh pihak diminta tetap mengacu pada keputusan resmi yang dikeluarkan KONI Pusat.

Menurut Munir, kepastian status organisasi penting agar pembinaan atlet tidak terganggu oleh isu internal. Fokus utama pengurus saat ini adalah mempersiapkan atlet menghadapi berbagai agenda olahraga daerah maupun nasional.

“Kami tetap fokus pada pembinaan atlet dan persiapan menghadapi agenda olahraga ke depan. Dengan adanya pengakuan resmi dari KONI, kami optimistis organisasi Muaythai Sulawesi Selatan tetap berjalan dengan baik,” kata Munir Mangkana.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....