Dua Atlet Putri Bantaeng Lolos PON Bela Diri
- 29 Apr 2026 20:04 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Dua atlet beladiri putri asal Kabupaten Bantaeng berhasil lolos sebagai perwakilan Sulawesi Selatan dalam ajang Pekan Olahraga Nasional cabang olahraga bela diri yang akan digelar pada akhir Juli 2026 di Kota Manado, Sulawesi Utara. Kabar ini disampaikan langsung oleh pelatih mereka, Hasbullah, pada Rabu 29 April 2026.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting bagi dunia olahraga beladiri di Kabupaten Bantaeng, sekaligus menambah daftar atlet potensial yang akan membawa nama Sulawesi Selatan di tingkat nasional. Kedua atlet tersebut dinilai telah melalui proses seleksi yang ketat dan menunjukkan performa yang konsisten.
Hasbullah menjelaskan bahwa dua atlet yang lolos tersebut adalah Fitriani yang akan bertanding pada cabang olahraga tinju kelas 71 kilogram, serta Dwi Anugrah Sari yang akan berlaga pada cabang olahraga muaythai kelas 60 kilogram. Keduanya dinilai memiliki kesiapan teknik dan mental untuk bersaing di ajang nasional.
“Alhamdulillah, kedua atlet ini berhasil lolos dan akan mewakili Sulawesi Selatan di PON bela diri. Ini adalah hasil dari latihan keras dan komitmen mereka selama ini,” ujarnya.
Meski demikian, Hasbullah mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya masih menunggu kejelasan terkait anggaran pemberangkatan atlet menuju lokasi pertandingan. Ia berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah agar persiapan atlet dapat berjalan maksimal.
“Kami masih menunggu kejelasan anggaran, termasuk dukungan dari pemerintah daerah agar atlet bisa berangkat dengan persiapan yang lebih matang,” tambahnya.
Selain fokus pada persiapan menuju PON bela diri, pihak pelatih juga terus berupaya meningkatkan pengalaman bertanding para atlet melalui keikutsertaan dalam berbagai kompetisi. Hal ini dilakukan untuk menjaga performa sekaligus meningkatkan jam terbang atlet di berbagai level pertandingan.
Hasbullah menyebutkan bahwa salah satu agenda terdekat adalah mengikuti pertandingan Kun Khmer yang akan digelar di Makassar pada Mei 2026. Ajang ini dinilai penting sebagai bagian dari persiapan sebelum menghadapi kompetisi tingkat nasional.
“Selain PON bela diri, kami juga terus memberikan kesempatan kepada atlet untuk bertanding di tingkat lokal dan regional agar mereka semakin siap menghadapi kompetisi yang lebih besar,” jelasnya.
Keikutsertaan dalam berbagai turnamen diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri atlet, sekaligus mengasah kemampuan teknik dan strategi bertanding. Hal ini menjadi bagian penting dalam membentuk atlet yang kompetitif dan siap bersaing di tingkat nasional.
Melalui pencapaian ini, diharapkan muncul dukungan lebih luas dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, untuk mendorong perkembangan olahraga beladiri di Kabupaten Bantaeng dan Sulawesi Selatan secara umum.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan yang optimal, kedua atlet tersebut diharapkan mampu memberikan hasil terbaik serta mengharumkan nama daerah di ajang PON bela diri 2026 mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....