Format Dua Zona Warnai Liga Takraw Nasional
- 28 Feb 2026 21:02 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Upaya pemerataan kompetisi dilakukan Persatuan Sepak Takraw Indonesia dengan membagi pelaksanaan Liga Sepak Takraw Nasional ke dalam dua wilayah pertandingan. Skema ini disiapkan menjelang bergulirnya musim perdana pada pertengahan tahun dua ribu dua puluh enam sebagai strategi teknis agar pelaksanaan berjalan efisien dan kompetitif.
Pembagian wilayah tersebut dirancang untuk mempermudah koordinasi jadwal, distribusi pertandingan, serta mobilisasi atlet dan ofisial dari berbagai provinsi. Dengan jarak tempuh yang lebih dekat, setiap tim diharapkan mampu mengikuti seluruh rangkaian laga tanpa kendala biaya perjalanan maupun kelelahan berlebih.
| Baca juga: PB PSTI Kirim Handbook Liga Takraw Nasional |
Sekretaris Jenderal PB PSTI, Nukhrawi Nawir, saat diwawancara ,Jumat 27 Februari 2026 mengatakan bahwa format dua zona juga membuka kesempatan partisipasi yang lebih luas bagi daerah yang selama ini terkendala logistik. Menurutnya, pendekatan regional menjadi solusi realistis untuk kompetisi berskala nasional pertama dengan format liga.
Pertandingan tetap akan dipusatkan di ibu kota negara, Nusantara, dengan pengaturan jadwal bergilir antara dua wilayah. Model ini memungkinkan panitia menjaga kualitas arena, perangkat pertandingan, serta siaran sehingga standar kompetisi tetap seragam di setiap laga.
“Pembagian dua wilayah ini dimaksudkan untuk mempermudah koordinasi pertandingan sekaligus memeratakan kesempatan bagi setiap provinsi untuk berpartisipasi dalam kompetisi bergengsi ini,” jelas Nukhrawi. Ia menilai sistem tersebut akan membantu daerah mengirimkan atlet terbaiknya tanpa hambatan besar.
PB PSTI menaruh harapan besar agar liga nasional menjadi fondasi pembinaan berkelanjutan. Dengan kompetisi rutin dan terukur, atlet akan lebih siap menghadapi kejuaraan tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama sepak takraw di kawasan Asia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....