Minim Fasilitas Kolam Renang, Pembinaan Akuatik Sulsel Belum Optimal

  • 28 Feb 2026 02:15 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar — Pengurus Akuatik Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan mengaku terkendala fasilitas kolam renang dalam menjalankan pembinaan atlet. Padahal, cabang olahraga ini membawahi lima kategori yang membutuhkan sarana latihan sesuai standar.

Cabang olahraga akuatik mencakup renang kolam, renang perairan terbuka, renang indah, polo air, dan loncat indah. Untuk menjaga kesinambungan pembinaan di lima kategori tersebut, dibutuhkan fasilitas kolam renang yang memadai dan representatif.

Sekretaris Akuatik Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Agus Ismail, mengatakan hingga saat ini Sulawesi Selatan belum memiliki kolam renang standar yang dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembinaan.

“Baik pemerintah provinsi maupun pengurus, sampai sekarang belum memiliki fasilitas kolam yang benar-benar memadai untuk pembinaan. Akibatnya, kami masih harus menyewa ketika latihan,” kata Agus dalam keterangannya kepada rri pada Jumat, 27 Februari 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga konsistensi program latihan dan meningkatkan kualitas atlet. Ia menjelaskan, meski cabang olahraga akuatik Sulsel memiliki rekam jejak prestasi yang cukup baik, keterbatasan sarana menjadi hambatan dalam pengembangan atlet secara maksimal.

“Kami berharap pemerintah provinsi dapat segera membangun fasilitas kolam renang yang representatif agar pembinaan bisa berjalan lebih efektif,” ujarnya.

Agus optimistis, dengan dukungan fasilitas yang memadai, prestasi atlet Akuatik Sulawesi Selatan dapat meningkat, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga mampu bersaing di kancah internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....