Api Berkobar di Lahan Kering Marusu, Polisi dan Warga Bergerak Cepat Cegah Meluas

  • 04 Sep 2026 10:25 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Kepulan asap disertai kobaran api muncul dari lahan kosong yang dipenuhi tumbuhan kering di Desa Temmapaduae, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Selasa 1 September 2026.

Kondisi tersebut sempat mengkhawatirkan warga karena material kering di sekitar lokasi berpotensi membuat api cepat menjalar ke area lain.

Mendapat laporan dari masyarakat, personel piket Polsubsektor Marusu Polres Maros langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan kondisi sekaligus melakukan penanganan.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 14.10 WITA, petugas mendapati api masih menyala di lahan seluas sekitar 10 are.

Petugas kemudian berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran Kecamatan Marusu dan pihak terkait. Sambil menunggu penanganan lebih lanjut, polisi bersama warga bergerak cepat melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.

Upaya bersama tersebut akhirnya berhasil menghentikan kobaran api. Sekitar pukul 14.30 WITA, api dinyatakan padam seluruhnya dan tidak sampai merembet ke area lainnya.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiel. Lahan yang terbakar diketahui milik Ronal Gazali, sementara salah satu saksi di lokasi adalah Aldi, 33 tahun, warga Jalan Angkasa Raya, Makassar.

Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api, terutama di lahan yang dipenuhi rumput dan tumbuhan kering.

Kasi Humas Polres Maros AKP Ahmad mengatakan kondisi musim kemarau membuat potensi kebakaran lahan perlu menjadi perhatian bersama.

“Di tengah kondisi musim kemarau, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait agar dapat ditangani dengan cepat,” ujarnya, Jumat 4 September 2026.

Menurutnya, respons cepat masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih besar.

Polres Maros mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar sampah atau membuka lahan dengan cara membakar, terutama ketika kondisi cuaca panas dan tumbuhan di sekitar lahan dalam keadaan kering.

Selain melakukan penanganan ketika terjadi kebakaran, kepolisian juga akan terus memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat mengenai pencegahan kebakaran lahan.

Kepedulian dan laporan cepat dari masyarakat diharapkan dapat mencegah titik api berkembang menjadi kebakaran besar yang berpotensi mengancam permukiman maupun lingkungan sekitar.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....