Satgas Yonif 725/Woroagi Buka Kampung Merah Putih "O Sili Pancasila" di Jayawijaya
- 17 Agt 2026 12:31 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pantas) Papua, wilayah Republik Indonesia (RI) dan Papua Nugini (PNG), Mobile - Batalyon Infanteri (Yonif) 725/Woroagi, Jajaran Kodam XIV/Hasanuddin dengan masyarakat di perbatasan, menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI Ke-81 di Kampung Merah Putih "O Sili Pancasila" di Kampung Kimbim, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Senin 17 Agustus 2026. Peringatan HUT RI ke-81 tersebut merangkaikan Grand Opening Kampung Merah Putih "O Sili Pancasila" yang baru selesai dibangun lintas Sektoral dan masyarakat setempat.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pamtas RI-PNG, Mobile Yonif 725/Woroagi Letkol Inf Muhamad Safril dalam Releasenya melalui Whatsapp, Senin 17 Agustus 2026, mengungkapkan dalam rangka Peringatan HUT RI ke-81, menjadi momentum paling berharga dan membahagiakan bagi masyarakat Papua yang menghadirkan kembali senyum dan tawa anak-anak Papua dalam suasana yang penuh kehangatan dalam penyambutan hari kemerdekaan. Keceriaan sederhana yang terpancar dari wajah mereka menjadi gambaran tentang harapan, persaudaraan, dan masa depan Indonesia yang cemerlang.
"Selain dapat bermain berbagai wahana dan menikmati wisata alam Agroeduwisata di Kampung Merah Putih "O Sili Pancasila" juga diselenggarakan gelar budaya, seperti bakar batu, wisisi, lomba-lomba kreatif dan edukatif serta pemberian tali asih kepada masyarakat," ungkap Letkol Inf Muhamad Safril.
Dalam suasana penuh kebersamaan lanjut Letkol Inf Muhamad Safril, anak-anak tampak bermain, bercanda, dan berinteraksi dengan penuh kegembiraan. Senyum polos mereka menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak mendapatkan ruang untuk tumbuh, belajar, bermain, dan meraih cita-cita dalam lingkungan yang aman dan penuh kasih.
Menurut Letkol Inf Muhamad Safril harapan kami ada tempat anak-anak berkreasi, belajar dan bermain dengan senyuman, yang menjadi tonggak masa depan bagi anak-anak untuk membangun Indonesia. Bagi anak-anak Papua, kebahagiaan tidak harus datang dari sesuatu yang besar. "Sebuah perhatian, sapaan, permainan bersama, dan kepedulian yang tulus sudah mampu menghadirkan senyum yang berarti,"Ucapnya.
Dansatgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi Letkol Inf Muhamad Safril lebih lanjut menjelaskan, bahwa pembangunan Kampung Merah Putih "O Sili Pancasila" di Kampung Kimbim, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan,
konsep Agroeduwisata sebagai wahana edukasi dan rekreasi alam. Konsep tersebut berawal dari sebuah gagasan bersama dalam peringatan hari lahir Pancasila pada tanggal 1 Juni 2026 tentang Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, muncullah sebuah harapan menuju masyarakat adil dan makmur yang kemudian diwujudkan melalui perencanaan dan kerja sama Satgas Pamtas RI-PNG.
Satgas Mobile Yonif) 725/Woroagi dengan masyarakat yang didukung oleh Para Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat dan TNI Polri untuk membangun Kampung Merah Putih "O Sili Pancasila" dengan konsep Agroeduwisata sebagai wahana edukasi dan rekreasi alam di Kampung Kimbim, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan,' ungkapnya.
Seiring waktu berjalan lanjut Letkol Inf Muhamad Safril, pengolahan lahan, penataan dan pembangunan secara bertahap telah sampai pada satu titik hadirnya Kampung Merah Putih "O Sili Pancasila" yang berhasil merubah potensi lokal menjadi ruang produktif sebagai wujud semangat gotong royong masyarakat yang selaras dengan Asta Cita menuju Indonesia Emas.
"Konsep Agroeduwisata di
Kampung Merah Putih "O Sili Pancasila" tidak hanya berorientasi pada keindahan kawasan, tetapi mengintegrasikan pertanian, edukasi, lingkungan, budaya dan rekreasi," kata Letkol Muhamad Safril.
Dansatgas Pampantas menjelaskan beberapa tanaman pangan dan hortikultura yang dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan dan sarana pembelajaran antara lain ubi (hipere), jagung (hupak), talas/keladi (hom), pisang (haki), tomat (tomareken), cabai (rica), kubis/kol, kangkung, bayam, wortel, kentang, sawi, terong, mentimun, labu siam, labu kuning, gambas, kacang tanah, kacang hijau, buncis, strawberry, alpukat, dan buah merah. Untuk memperindah dan menciptakan lingkungan yang lebih asri dan menarik pengunjung, maka dikembangkan berbagai jenis tanaman bunga dan tanaman hias seperti anggrek, mawar, teratai dan bunga matahari.
Selain tanaman, juga dikembangkan berbagai hewan ternak antara lain ayam, bebek, itik, kelinci, babi (wam) dan burung merpati serta dilengkapi kolam budidaya ikan dengan jenis ikan mas, mujair, nila dan lele.
"Para pengunjung dapat membeli hasil pertanian, peternakan dan perikanan secara langsung di honai-honai serta bisa dalam bentuk olahan masakan yang disajikan di lima saung yang merepresentasikan lima pulau besar di Indonesia, yaitu Papua, Sulawesi, Jawa, Kalimantan dan Sumatera," Ucap Letkol INF Muhammad Safril.
Menurutnya tidak hanya menawarkan ruang hijau dan kawasan Agroeduwisata, Kampung Merah Putih "O Sili Pancasila" juga menghadirkan pengalaman yang lebih aktif melalui outbound dengan berbagai wahana udara seperti titian tali tiga (triple rope bridge), luncur tali berdiri (flying fox), titian tali dua (double rope bridge), titian kayu tali (wooden rope bridge), luncur tali duduk (seated zipline), dan luncuran tali panjang (long zipline). " Di samping itu juga menyediakan wahana air seperti perahu dayung (boat rowing), balap perahu (boat racing), seluncur air (water slide), bola air (water ball) dan permainan air (water games) serta wahana darat seperti jaring laba-laba (spider web), memanah (archery), sepak bola mini (mini soccer), dan jembatan kayu (wooden bridge),"Jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....