Gerak Jalan Kebangsaan, Ribuan Siswa Madrasah Tanamkan Semangat Nasionalisme
- 11 Agt 2026 21:22 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menggema di lingkungan Madrasah Terpadu Kementerian Agama Kompleks Al-Hidayah Kota Makassar. Ribuan siswa, guru dan tenaga pendidik dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Gerak Jalan Kebangsaan yang digelar Senin (10/8/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu cara keluarga besar madrasah menanamkan semangat nasionalisme sekaligus memperkuat kecintaan terhadap Tanah Air. Gerak Jalan Kebangsaan tersebut diinisiasi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kota Makassar dengan melibatkan peserta dari MTsN 2 Makassar, MIN 2 Makassar serta RA Al Ikhlas Kementerian Agama.
Kegiatan dilepas langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid. Ribuan peserta tampak memadati kawasan sekitar kompleks madrasah sebelum bergerak mengikuti rute yang telah ditentukan. Bukan sekadar aktivitas olahraga, gerak jalan ini membawa pesan kebangsaan.
Para siswa diajak merayakan kemerdekaan dengan cara yang positif, sekaligus memahami bahwa menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan merupakan tanggung jawab seluruh generasi.
Dari Madrasah untuk Indonesia
Kepala Kanwil Kemenag Sulsel H. Ali Yafid mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk partisipasi keluarga besar madrasah dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Menurutnya, Gerak Jalan Kebangsaan juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang sebelumnya diawali dengan doa dan zikir kebangsaan bersama sejumlah pemangku kepentingan.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk mendoakan Indonesia agar tetap sejahtera, berdaulat, adil, dan makmur,” ujar Ali Yafid.
Ia mengapresiasi para kepala madrasah yang telah menginisiasi kegiatan tersebut dengan melibatkan peserta didik, guru dan tenaga kependidikan. Menurutnya, momentum kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati secara seremonial.
Nilai-nilai perjuangan perlu diteruskan melalui kegiatan yang membangun karakter generasi muda. Semangat kebangsaan, persatuan dan kecintaan terhadap Indonesia diharapkan terus tumbuh dari lingkungan pendidikan.
Enam Ribu Peserta Ikut Bergerak
Kepala MAN 3 Kota Makassar, H. Zulfikah Nur, mengatakan antusiasme warga madrasah mengikuti kegiatan tersebut cukup tinggi. Peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan yang berada di Kompleks Al-Hidayah, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga madrasah aliyah, termasuk para guru dan tenaga pendidik.
“Kurang lebih dari seluruh jenjang itu sekitar enam ribu peserta, sementara jumlah keseluruhan untuk kompleks Al-Hidayah ini kurang lebih lima ribu orang,” katanya.
Para peserta menempuh rute sekitar 3,1 kilometer. Rute tersebut melewati kawasan KIMA dan terminal sebelum peserta kembali ke kompleks madrasah sebagai titik akhir.
Kegiatan ini sekaligus mempertemukan siswa dari berbagai jenjang dalam satu momentum. Interaksi tersebut menjadi ruang untuk membangun kebersamaan dan memperkuat rasa memiliki sebagai bagian dari keluarga besar madrasah.
Menanamkan Nasionalisme Sejak Bangku Madrasah
Gerak Jalan Kebangsaan menjadi gambaran bagaimana lingkungan pendidikan dapat mengambil peran dalam memperingati kemerdekaan dengan melibatkan generasi muda secara langsung. Bagi para siswa, momentum tersebut bukan hanya tentang berjalan bersama, tetapi juga menjadi pengalaman untuk merasakan semangat kebersamaan, kedisiplinan dan persatuan.
Nilai-nilai tersebut dinilai penting di tengah tantangan generasi muda yang semakin kompleks. Pendidikan karakter dan nasionalisme tidak hanya diberikan melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga dapat dibangun melalui kegiatan bersama yang melibatkan seluruh warga madrasah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel H. Wahyuddin Hakim, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Makassar Andi Ahmad Inani, Kepala MTsN 2 Makassar Kamaluddin, Kepala MIN 2 Makassar Nelvy, serta sejumlah guru dan tenaga pendidik. Melalui Gerak Jalan Kebangsaan ini, keluarga besar Madrasah Terpadu Kompleks Al-Hidayah menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tidak berhenti pada perayaan. Semangat tersebut diharapkan terus hidup dalam pendidikan, persatuan dan kontribusi generasi muda untuk masa depan Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....