Pendaftar Magang Nasional Tembus 400 Ribu, Kemnaker Siapkan Seleksi Ketat

  • 05 Agt 2026 10:58 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Program Magang nasional yang diluncurkan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Tingginya minat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 400 ribu orang, jauh melampaui kuota awal yang hanya disediakan untuk 50 ribu peserta.

Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, mengatakan antusiasme tersebut menunjukkan semakin besarnya keinginan masyarakat, khususnya lulusan muda, untuk memperoleh pengalaman kerja langsung di dunia industri. Program Magang dinilai menjadi salah satu jembatan penting bagi pencari kerja untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memahami kebutuhan dunia usaha. "Saat ini proses seleksi ada di perusahaan. Antusiasmenya luar biasa. Yang daftar itu lebih dari 400.000," kata Yassierli usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) APINDO di Hotel Claro Makassar, Selasa, 4 Agustus 2026.

Menurut Yassierli, proses seleksi kini sepenuhnya berada di tangan perusahaan mitra yang akan menentukan peserta sesuai kebutuhan masing-masing. Ia berharap proses tersebut menghasilkan peserta Magang yang benar-benar memperoleh pengalaman kerja, keterampilan baru, serta peluang untuk membangun karier setelah menyelesaikan program.

"Sehingga nanti adik-adik kita peserta magang bisa belajar banyak di perusahaan tersebut," ujarnya. Ia menambahkan kualitas pelaksanaan program menjadi perhatian utama agar manfaat yang diterima peserta benar-benar sesuai dengan tujuan pemerintah.

Pemerintah juga berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program Magang pada setiap angkatan. Untuk batch kedua, Kemnaker akan melakukan seleksi yang lebih ketat terhadap perusahaan mitra agar penempatan peserta semakin relevan dengan bidang studi maupun kompetensi yang dimiliki. "Kita monitor terus. Di angkatan kedua ini kita mulai lebih detail melihat perusahaan tempat mereka magang. Kita pilihkan perusahaan yang tempat magangnya sesuai dengan program studi mereka saat di kampus," jelas Yassierli.

Selain memperluas program Magang, Kemnaker juga menyiapkan pelatihan vokasi bagi 270 ribu peserta di berbagai daerah. Saat ini proses pendataan calon peserta tengah berlangsung, sementara kurikulum dan tenaga instruktur telah dipersiapkan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. "Pelatihan vokasi itu ada 270.000 orang. Ini sekarang sedang kita data, kurikulumnya sudah siap, instrukturnya sudah siap. Kita sudah melatih 70.000 dan kita akan tambahkan 270.000 pelatihan vokasi di 43 balai yang ada di Kemnaker," katanya.

Yassierli menambahkan, pelaksanaan pelatihan vokasi tidak hanya mengandalkan 43 balai pelatihan milik Kemnaker, tetapi juga akan melibatkan balai latihan kerja di daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan, memperkuat kompetensi tenaga kerja, serta menciptakan lulusan yang lebih siap memasuki pasar kerja dan memenuhi kebutuhan industri nasional.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....