Jurnalis RRI Borong Prestasi, Juara 1 dan 2 di Pena Petrofin Awards 2026
- 30 Jul 2026 07:52 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Jakarta - Setelah melewati proses penjurian selama sebulan, kompetisi jurnalistik pena petrofin 2026 secara resmi mengumumkan 10 pemenang dari 262 karya berasal dari media cetak, online radio dan TV. Dari 10 pemenang tersebut dua jurnalis RRI berhasil meraih juara 1 dan 2 dengan kategori yang berbeda. Masing-masing Ardi dari RRI Merauke dengan judul karya Energi dari Ujung Negeri kategori Energy For Life dan Rahmadhani RRI Makassar meraih juara 2 kategori Energi For The Nation dengan judul Dibalik Ketersediaan BBM, Ada Elnusa Petrofin Dibalik BBM yang Selalu Tersedia, Ada Elnusa Petrofin yang bekerja 24 Jam.
Senior Manager Human Capital Elnusa Petrofin Dian Indra Bintoro dari pada Pena Petrofin Awards 2026 di Jakarta, Rabu, 29 Juli 2026 mengatakan kegiatan pena petrofin digelar bukan hanya sebagai ajang apresiasi bagi para jurnalis, tetapi cerminan kolaborasi antara perusahaan dan insan media dalam membangun negeri melalui peran masing-masing yang muaranya terhadap asas kebermanfaatan kepada masyarakat.
"Giat ini, kami gelar bukan hanya sebagai ajang apresiasi bagi para jurnalis. Tetapi bagi kami, jurnalis merupakan pihak yang mampu menyediakan edukasi dan menjaga kepercayaan publik kepada Petrofin,"ucapnya.
Sementara itu, Pengurus Dewan Pers Muhammad Jazuli menyebut giat seperti ini merupakan sebuah wadah yang sangat berharga di tengah dinamika yang begitu kompetitif. Menurutnya media saat ini tengah menghadapi turbulensi sehingga dengan adanya kegiatan seperti ini, rekan-rekan jurnalis akan terangsang untuk berlomba dan berkompetisi dengan membuat produk jurnalistik yang tidak hanya benar, tetapi juga memiliki manfaat.
"Jujur, saya memberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap Elnusa Petrofin. Meskipun ini baru tahun kedua, harapan saya kegiatan ini akan terus berlangsung," ujar Jazuli yang juga menjadi salah satu juri pada ajang kompetisi jurnalistik.
Muhammad Jazuli menjadi juri Pena Petrofin Awards 2026 bersama Ismoko Wijaya selaku Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Asosiasi Media Siber Indonesia dan Manager Corporate Communication & Relations PT Elnusa Petrofin Putiarsa Bagus Wibowo. Melakukan penjurian sebulan lalu, Jazuli mengaku kesulitan untuk menentukan siapa yang paling layak menjadi finalis atau penerima penghargaan. Hingga diskusi alot turut mewarnai penjurian dari ratusan karya yang ada, untuk menentukan 10 finalis Pena Petrofin 2026.
Manager Corporate Communication & Relations PT Elnusa Petrofin Putiarsa Bagus Wibowo mengatakan Pada penyelenggaraan tahun ini, karya yang masuk terbagi ke dalam dua kategori utama, yakni Energi For The Nation dan Energi For Life, "Kategori Energy for The Nation menyumbang sekitar 37 persen dari total karya yang diterima. Tema ini banyak mengangkat peran bisnis hilir Pertamina Patra Niaga dalam memastikan distribusi energi nasional tetap berjalan optimal." Tutur Bagus Wibowo.
Menurut Arsa sejumlah topik yang paling banyak diangkat dalam kategori tersebut meliputi penyaluran energi ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), peran perusahaan sebagai salah satu tulang punggung sektor minyak dan gas nasional, serta upaya menjaga keandalan operasional selama 24 jam setiap hari. Sementara itu, kategori Energy for Life mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya pemberitaan lebih banyak berfokus pada aspek operasional, tahun ini karya jurnalistik lebih menyoroti energi sebagai bagian penting yang mendukung kehidupan masyarakat.
" Berbagai karya dalam kategori ini banyak mengangkat penyaluran energi saat terjadi bencana di sejumlah wilayah, termasuk Sumatera sepanjang 2025, serta program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), "tambahnya.
Dikatakan, dari sisi platform publikasi, kategori Energi For The Nation didominasi media online dengan kontribusi 87,6 persen, disusul media cetak 9,3 persen, serta televisi dan radio 3,1 persen. Peningkatan juga terjadi pada partisipasi media radio yang kini semakin aktif melalui kanal pemberitaan digital. Komposisi serupa juga terlihat pada kategori Energy for Life, di mana media online mendominasi sebesar 85,5 persen, media cetak 11,5 persen, dan televisi serta radio 3 persen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....