EMT Unismuh Makassar Perkuat Polindes Teluk Kepayang
- 25 Des 2025 13:19 WIB
- Makassar
KBRN,Aceh: Upaya pemulihan layanan kesehatan pascabanjir di Kampung Teluk Kepayang, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, mulai menunjukkan perkembangan positif. Emergency Medical Team (EMT)–MDMC Universitas Muhammadiyah Makassar menyalurkan bantuan alat kesehatan dan perlengkapan penunjang kepada Pondok Bersalin Desa (Polindes) Teluk Kepayang, Rabu, 24 Desember 2025, guna mengembalikan fungsi layanan kesehatan dasar bagi masyarakat terdampak bencana.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana yang mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Datok Penghulu Teluk Kepayang dan disaksikan oleh aparat kampung serta perwakilan warga, sebagai bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam pemulihan pascabencana.
Ketua EMT Unismuh Makassar, dr. Muh. Ihsan Kitta, Sp.OT, mengatakan bantuan ini difokuskan untuk mempercepat pemulihan fungsi Polindes yang sempat terganggu akibat banjir dan endapan lumpur. Menurutnya, penguatan fasilitas kesehatan desa menjadi langkah strategis agar layanan dasar dapat kembali berjalan normal. “Selain layanan medis langsung kepada warga, kami juga berupaya memastikan fasilitas kesehatan di tingkat desa dapat kembali digunakan. Polindes sangat penting, terutama untuk pelayanan ibu dan anak,” ujarnya.
Adapun bantuan yang diserahkan meliputi tenda layanan kesehatan, meja lipat, velbed, tandu lipat, partus set, timbangan bayi dan dewasa, tabung oksigen lengkap dengan regulator, alat ukur tekanan darah, stetoskop, termometer digital, hingga peralatan pemeriksaan laboratorium sederhana. Seluruh peralatan tersebut diharapkan mampu menunjang pelayanan kesehatan dasar sekaligus penanganan kegawatdaruratan di tingkat desa.
Ihsan menambahkan, keberadaan peralatan kesehatan tersebut menjadi sangat krusial mengingat meningkatnya kebutuhan layanan pascabanjir, khususnya bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, bayi, dan anak-anak. “Ketika akses menuju puskesmas masih terbatas, Polindes menjadi tumpuan pertama masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan,” katanya.
Selain penguatan fasilitas kesehatan, EMT–MDMC Unismuh Makassar juga menyalurkan 71 paket hygiene kit kepada keluarga terdampak banjir. Tim turut melakukan penyuluhan kesehatan, mulai dari edukasi cuci tangan pakai sabun (CTPS), pertolongan pertama pada bayi tersedak, hingga penyampaian informasi kesehatan bagi ibu hamil sebagai langkah pencegahan penyakit pascabanjir.
Berdasarkan data layanan tim pada 24 Desember 2025, sebanyak 87 warga Teluk Kepayang mendapatkan pelayanan kesehatan langsung. Keluhan yang paling banyak ditangani adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan hipertensi, disusul gangguan kulit akibat kondisi lingkungan yang masih lembap dan belum sepenuhnya pulih.
EMT–MDMC Unismuh Makassar dijadwalkan melanjutkan misi kemanusiaan di Kabupaten Aceh Tamiang hingga 29 Desember 2025. Fokus kegiatan meliputi layanan kesehatan jemput bola serta penguatan fasilitas kesehatan desa, agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat kembali berjalan secara berkelanjutan dan tangguh pascabencana.(Doc:RRI Rahmadhani)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....