EMT Unismuh Makassar Buka Layanan Pascabanjir Aceh Tamiang

  • 24 Des 2025 14:01 WIB
  •  Makassar

KBRN,Aceh: Akses layanan kesehatan yang belum sepenuhnya pulih pascabanjir dan longsor mendorong Emergency Medical Team atau EMT Universitas Muhammadiyah Makassar membuka layanan kesehatan langsung di tengah permukiman warga terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Upaya ini dilakukan sebagai respons atas keterbatasan akses masyarakat menuju fasilitas kesehatan formal.

Pada Selasa, 23 Desember 2025, EMT Unismuh Makassar melayani sebanyak 156 pasien di Kampung Teluk Kepayang, Kecamatan Bendahara. Layanan dipusatkan di Kantor Datok Penghulu Teluk Kepayang setelah tim melakukan koordinasi dengan Health Emergency Operation Center serta Kepala Puskesmas Sungai Yu untuk memastikan lokasi prioritas pelayanan.

Ketua Tim EMT Unismuh Makassar, dr. Muh. Ihsan Kitta, Sp.OT, menjelaskan wilayah tersebut dipilih karena banyak warga belum dapat mengakses puskesmas maupun rumah sakit akibat kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih pascabencana. “Selama ini banyak warga mengalami gangguan kesehatan, tetapi belum bisa ke puskesmas karena akses dan keterbatasan layanan mobile,” ujarnya.

Layanan kesehatan ini menjangkau warga dari tiga kampung, yakni Teluk Kepayang, Teluk Kemiri, dan Teluk Halban. Kampung Teluk Kepayang sendiri dihuni sekitar 650 jiwa dengan 186 kepala keluarga, di mana 141 rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga sedang akibat banjir yang melanda kawasan tersebut.

Dalam satu hari pelayanan, tim mencatat infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA sebagai keluhan terbanyak, disusul gangguan kulit, keluhan pencernaan ringan, serta penyakit lain yang umum muncul pascabanjir. Selain itu, EMT Unismuh Makassar juga memberikan layanan pemeriksaan kehamilan bagi dua warga setempat.

Selain pemeriksaan dan pengobatan, tim turut melakukan penyuluhan kesehatan terkait perilaku hidup bersih dan sehat, khususnya cuci tangan pakai sabun sebagai langkah pencegahan penyakit. Sebanyak 50 paket hygiene kit dibagikan kepada keluarga terdampak, dan EMT Unismuh Makassar dijadwalkan melanjutkan misi kemanusiaan hingga 30 Desember 2025.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....