Kanwil Kemenham Sulsel Hadiri Peringatan Hari HAM
- 11 Des 2025 18:18 WIB
- Makassar
KBRN,Jakarta: Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Sulawesi Selatan turut menghadiri Puncak Peringatan Hari HAM Sedunia ke-77 Tahun 2025 yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Rabu (10/12/2025). Kehadiran rombongan dipimpin langsung Kepala Kanwil Kemenham Sulsel, Daniel Rumsowek, bersama sejumlah pejabat struktural yang mewakili bidang pelayanan dan penguatan HAM. Partisipasi ini menegaskan komitmen daerah dalam menyelaraskan agenda HAM nasional dengan pelaksanaan di tingkat wilayah.
Peringatan tahun ini mengangkat tema “Penguatan Fondasi Pembangunan HAM dalam Keberagaman Menuju Indonesia Emas 2045”, yang mencerminkan tekad pemerintah untuk memperkuat pembangunan inklusif berbasis penghormatan terhadap martabat manusia. Tema tersebut menegaskan bahwa keberagaman Indonesia harus menjadi kekuatan utama dalam merancang masa depan yang berkeadilan bagi seluruh warga negara tanpa kecuali. Pendekatan ini juga menekankan pentingnya integrasi nilai HAM dalam setiap proses penyusunan kebijakan publik.
Wakil Menteri HAM RI, Mugiyanto, dalam sambutan pembukanya menjelaskan bahwa hasil Musrenbang HAM memuat komitmen bersama untuk mengarusutamakan prinsip-prinsip HAM dalam kebijakan pusat dan daerah. Ia menambahkan bahwa Musrenbang HAM akan mulai diselenggarakan secara berjenjang dari tingkat desa untuk memastikan pelibatan masyarakat berlangsung lebih kuat. Menurutnya, pendekatan ini penting untuk memastikan bahwa nilai-nilai HAM tidak hanya hadir dalam dokumen perencanaan, tetapi juga diterapkan langsung dalam praktik pelayanan.
Sementara itu, Menteri HAM RI, Natalius Pigai, menegaskan bahwa perlindungan HAM merupakan mandat konstitusional sekaligus tanggung jawab moral seluruh elemen bangsa. Ia menilai keberagaman Indonesia harus diharmonikan melalui penghormatan terhadap martabat manusia dan kesetaraan yang dijaga secara konsisten. “HAM bukan sekadar agenda pemerintah, melainkan kebutuhan dasar bangsa untuk melangkah menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya di hadapan peserta acara.
Acara puncak turut dihadiri pimpinan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, para penggiat HAM, serta perwakilan masyarakat sipil dari berbagai wilayah. Kehadiran beragam pemangku kepentingan menegaskan bahwa kerja pemajuan HAM membutuhkan kolaborasi yang saling memperkuat di semua level pemerintahan. Selain itu, pertemuan ini menjadi ruang evaluasi dan konsolidasi bagi upaya peningkatan kualitas pelayanan publik yang berperspektif HAM di seluruh Indonesia.
Kepala Kanwil Kemenham Sulsel, Daniel Rumsowek, mengapresiasi penyelenggaraan peringatan tersebut sebagai momentum memperkuat arah kebijakan pelayanan berbasis HAM di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran memiliki tanggung jawab menghadirkan layanan yang humanis, responsif, dan inklusif bagi masyarakat. “Peringatan ini mengingatkan kita bahwa pemajuan HAM harus terwujud dalam pelayanan yang semakin manusiawi. Itulah komitmen yang terus kami jaga dan perkuat di Sulawesi Selatan,” tuturnya.
Kanwil Kemenham Sulsel berharap keikutsertaan pada kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara pusat dan daerah untuk memperluas implementasi nilai-nilai HAM dalam setiap fungsi layanan publik. Melalui penguatan kapasitas, peningkatan kualitas layanan, dan perluasan jejaring kemitraan, Kemenham Sulsel menegaskan kesiapan untuk mendukung agenda nasional menuju Indonesia Emas 2045 secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.(RRI Qyswanti Ruslia)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....