AirNav Tegaskan Komitmen Dukung Penanganan Bencana Aceh

  • 07 Des 2025 15:40 WIB
  •  Makassar

KBRN, Makassar : AirNav Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kelancaran navigasi penerbangan sekaligus mendukung penanganan bencana yang terjadi di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Keselamatan, Keamanan, dan Standardisasi AirNav Indonesia, Capt. Nurcahyo, usai kegiatan RunWay Run 2025 di Port Rotterdam Makassar, Minggu (7/12/2025).

Capt. Nurcahyo menuturkan dukungan AirNav terhadap wilayah terdampak tidak hanya sebatas teknis operasional, tetapi juga menjadi bentuk solidaritas bagi masyarakat Sumatera. Ia menekankan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi situasi bencana.

“Semua ini kami lakukan agar kita bisa bersama-sama membangun Indonesia yang bangkit dari berbagai kesulitan, terutama untuk anak-anak Indonesia,” ujar Capt. Nurcahyo.

Sejak awal bencana terjadi, AirNav memastikan layanan navigasi penerbangan tetap berjalan aman dan terkendali. Sejumlah bandara bahkan menerbitkan NOTAM akibat beberapa personel AirNav turut menjadi korban terdampak sehingga tidak dapat bertugas.

Untuk menjaga keberlangsungan pelayanan, AirNav melakukan deployment personel dari Mats, JATS, Pekanbaru, dan Halim. Penugasan ini dilakukan untuk menggantikan petugas di Bandara Sibolga, Aek Godang, dan Lhokseumawe yang tidak dapat melanjutkan tugasnya.

Di sisi teknis, AirNav juga menurunkan sejumlah perangkat penting untuk mendukung operasional di lapangan. Peralatan seperti Starlink dan genset dikerahkan guna memastikan jaringan internet dan pasokan listrik tetap tersedia selama masa tanggap darurat.

Menurut Capt. Nurcahyo, langkah ini menjadi bagian dari upaya AirNav menjaga stabilitas navigasi penerbangan agar tetap berfungsi optimal meskipun berada dalam situasi krisis. Ia menegaskan bahwa keamanan penerbangan adalah prioritas utama perusahaan.

“Tim teknik langsung bergerak membawa perangkat pendukung agar operasional tidak terganggu. Ini menjadi komitmen kami dalam memastikan layanan tetap berjalan,” jelasnya.

Lebih lanjut, AirNav Indonesia juga menggandeng sejumlah pihak untuk memperluas bantuan dan mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak. Salah satu pihak yang disebut memberikan kontribusi nyata adalah Siti Aksa.

“Betul, Siti Aksa turut membantu penanganan bencana alam. Kami sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan dalam mendampingi pemerintah,” kata Capt. Nurcahyo.

Ia berharap kolaborasi berbagai pihak dapat mempercepat proses penanganan dan pemulihan di daerah yang terkena dampak bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....