Apdesi Merah Putih Tekankan Urgensi Infrastruktur Desa Transmigrasi

  • 19 Nov 2025 22:02 WIB
  •  Makassar

KBRN, Jakarta: Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Merah Putih menyampaikan sejumlah aspirasi terkait percepatan pembangunan desa transmigrasi dalam pertemuan bersama Kementerian Transmigrasi di Jakarta, Selasa (18/11/2025). Pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB itu dihadiri Ketua Umum Apdesi Merah Putih beserta jajaran pengurus dan Dewan Pakar Apdesi Merah Putih, Tia Rahmania.

Ketua Apdesi Merah Putih Sulawesi Selatan, Sri Rahayu Usmi, mengatakan pihaknya membawa tiga isu strategis yang dinilai mendesak untuk segera ditindaklanjuti pemerintah. Hadirnya seluruh unsur kepengurusan menjadi bukti keseriusan organisasi dalam memperjuangkan kepentingan desa transmigrasi di seluruh Indonesia.

“Pembahasan awal berkaitan dengan kejelasan status desa di kawasan transmigrasi. Penataan harus dipercepat agar tata kelola pemerintahan desa berjalan efektif dan pelayanan kepada warga semakin optimal,” ujar Sri Rahayu kepada awak media, Rabu (19/11/2025).

Selain status desa, kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar juga menjadi fokus utama. Ia menyebut ketersediaan akses jalan, fasilitas pendidikan dan kesehatan, air bersih, serta ruang interaksi masyarakat merupakan faktor penting untuk memperkuat konektivitas dan aktivitas ekonomi warga transmigran.

“Infrastruktur yang memadai diyakini dapat menggerakkan ekonomi desa sekaligus memperkuat interaksi sosial masyarakat transmigran,” tambahnya.

Isu ketiga yang disampaikan Apdesi Merah Putih adalah percepatan sertifikasi lahan transmigrasi. Menurut Sri Rahayu, kepastian hukum atas tanah akan memberikan dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat, terutama dari sisi produktivitas pertanian dan peluang investasi.

Ia menegaskan bahwa Kementerian Transmigrasi memberikan respons positif atas aspirasi yang disampaikan dan menunjukkan kesiapan melakukan tindak lanjut secara bertahap.

“Apdesi Merah Putih berharap hasil audiensi ini dapat memperkuat kerja sama strategis dengan Kementerian Transmigrasi demi mewujudkan desa transmigrasi yang maju, mandiri, dan berkelanjutan,” tutup Sri Rahayu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....